Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 09:14:36 am on August 6, 2012 | 6
    Tags: , , , , , , ,


    Halo bro…Nerusin obrolan yang kemarin. Ducati saat ini memang dalam posisi yang sulit. Riset pengembangan GP12 racikan The Doctor terancam harus berjalan sendiri tanpa Rossi. Itu kalau Rossi memutuskan untuk undur diri dari Tim Merah di tahun 2013. Ducati sendiri melalui manajer tim nya sempet ngomong kalau Rossi pergi dari Ducati, pabrikan Italia itu gak punya plan B dalam pengembangan Desmosedici. Tapi masa iya begitu….lalu buat apa Ducati ingin membentuk Junior Team di tahun 2013?

    Perkenalkan…Scott Redding di atas GP12…

    Hmmmm…buat ngobrolmotor, pembentukan Junior Team memang bisa dipandang sebagai dua strategi. Pertama adalah untuk melapisi dan meyakinkan Rossi bahwa riset Desmosedici berjalan sesuai dengan yang diharapkan…atau justru bahkan malahan untuk mempersiapkan diri kalau The Doctor cabut dari Ducati tahun depan! Yuk kita obrolin satu-satu.

    Pertama adalah untuk meyakinkan Rossi. Saat Rossi ditanyai tentang siapa pembalap Moto2 yang mungkin cocok untuk Desmosedici, Rossi menjawab Iannone…dan Scott Redding pun dianggapnya cocok dengan Desmosedici. Entah apa maksud Rossi, apakah itu hanya jawaban diplomatis aja atau memang dia memberi masukan bagi Ducati buat ngerekrut dua pembalap muda itu. Yang jelas, Ducati udah hampir pasti membentuk Junior Team di tahun 2013 dengan formasi Andea Iannone dan Scott Redding yang merupakan jajaran pembalap terbongsor di Moto2 sebagai pembalapnya.

    Junior Team disini gak main-main bro…ini adalah adaptasi konsep dari Yamaha. Jadi, walaupun Redding dan Iannone gak masuk dalam tim utama, tetapi mereka bakal mendapatkan motor yang sama seperti tim utama dan terlibat banyak dalam pengembangan motor. Diharapkan, pengembangan motor dapat dilakukan dengan lebih cepat…. Dan akhirnya, diharapkan pula Rossi bisa teryakini dengan rencana Ducati ini. Hmmm….tapi bisa juga dilihat dari sudut lain…

    Ducati sempat ngomong kalau mereka gak mencari pembalap yang udah jadi, tetapi mencari pembalap yang berpotensi. So, bisa jadi…apa yang dilakukan Ducati dengan Junior Team adalah usaha terakhir mereka…kalau gak mau dibilang usaha putus asa ya….dalam mencari pembalap yang cocok dengan karakter Desmosedici. Yaaahh…bisa dikatakan…untung-untungan mencari Stoner baru lah. Siapa tau Iannone dan Redding cocok dengan karakteristik Desmosedici. So, daripada mencari obat Desmosedici yang gak sembuh dari jaman jadul…daripada cari dokter mahal kaya Vale dan DEsmo belum sembuh juga, Ducati mencoba berjudi. Mendingan mencari pembalap yang bisa mengendalikan Desmosedici seperti Stoner dahulu…. Itu sekaligus jadi rencana kalau-kalau Rossi benar-benar meninggalkan Ducati di tahun 2013.

    So, mana yang benar….? Yang jelas dalam beberapa Minggu kedepan kita bakal tahu keputusan Rossi…tetapi nasib Ducati baru bisa kita ketahui tahun depan. Apakah pembalap baru andalan mereka bisa membawa Ducati keluar dari keterpurukan….

    Eittsss…jangan pergi dulu bro…ada obrolan lain yang cukup menarik… Gosip tentang Masao Furusawa yang dikabarkan dirayu oleh Ducati untuk bergabung bersama tim Italia itu. Dari sudut pandang ke-Jepang-an, sebenernya hal itu sangat gak mungkin bro. Masao Furusawa adalah salah satu orang Jepang yang masih memegang nilai-nilai negaranya. Boro-boro pindah ke tim dengan asal negara yang berbeda yang juga notabene mantan ‘musuhnya’, ketika ada rekan Furusawa yang pindah dari Yamaha ke Kawasaki aja Furusawa mencak-mencak. Saat itu dia berkomentar pedas kalau tindakan pindah ke Kawasaki bukanlah sifat seorang samurai. Gosip Furusawa ini mungkin yang membuat wartawan bertanya pada Rossi apakah Preziosi masih bertahan tahun depan…? Dan Rossi menjawab iya… Hmmm…buat ane sih, mau narik Furusawa juga gak bakal ngaruh kalau pengembangan lambat dan Ducati masih terkesan enggan mendengarkan input dari rider dan mekaniknya….

    Gimana menurut masbro….?

     

Comments

  • siganteng kalem 10:38 am on August 6, 2012 | # | Reply

    mantaf nih ulasan nya…. kalo menurut ane lebih baik rossi stay dulu di ducati coz dengan bergabungnya audi mungkin bisa berpengaruh untuk pengembangan ducati kedepan nya dan ane liat ducati udah punya niat serius dengan mau dibentuknya ducati junior team dengan pembalap yang lumayan bertalenta. so… i hope rossi tetep di ducati and buktikan kepada mereka bahwa dia emang ” real the doctor “

  • yanyan 10:55 am on August 6, 2012 | # | Reply

    kesimpang siurannya bikin kepala panas

  • marwanriki 1:11 pm on August 6, 2012 | # | Reply

    kalau menurut ane lebih baik rossi pindah ke yamaha aja, soalnya selama ini DUCATI GAK MAU MERUBAH SUDUT MESIN YANG JADI AKAR MASALAH… selalu ingin mempertahankan tradisi mereka denga taruhan karir pembalap

  • masbro 7:20 pm on August 6, 2012 | # | Reply

    Eleh..
    Rossi,ellu itu pembalap apa dokter?
    klo lo pembalap
    Tugas lo gaspol aja tu motor..
    gak usah sok sok jadi doktor segala deh..
    Itu udah jadi tugasnya mekanik dalam urusan olah mengolah motor…

    • kabul 1:07 am on August 7, 2012 | # | Reply

      ya mekanik jg butuh masukan dari ridernya maspro….
      klo mekanik buat motor tp ga da masukan ya mana dia tau apa yg kurang dan harus dikembangkan.
      tugas rider ngasih masukan tentang pengembangan motor bukan hanya gaspol. nah tugas mekanik memperbaiki apa yg kurang.

    • desmo 11:21 am on August 7, 2012 | # | Reply

      makanya ducati menyebutkan di atas mencari Pebalap berpotensi
      bukan Pembalap jadi


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: