Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 09:51:14 am on May 21, 2012 | 11
    Tags: , , , , , , , , ,


    Halo bro….dari balapan semalem, yang seru ampe bikin tetangga kebrisikan karena kita teriak-teriak:mrgreen: , masih ada satu pertanyaan yang menggantung di benak penikmat balap. Pertanyaan itu juga yang masih menggantung di pikiran mekanik tim Ducati. Mengapa Ducati bisa begitu digdaya di trek yang licin bin basah. Rossi sendiri pun mengakui kalau sirkuit basah dia yakin bisa kompetitif dan bersaing untuk kemenangan. Tapi mengapaaaa….mengapa pas basah Ducati berjaya…hmmm…yuk kita obrolin aja bro…

    “The strange thing is that one of our weak points in the dry, acceleration, was our strong point today. Perhaps it’s because we cut the power in the rain and we can make the most of the available horsepower, getting it to the ground better.  Even our understeer problem is minimized in the wet.  In the end I think that every bike has certain characteristics in its DNA, and the Ducati has the quality of being good in the wet.” Wakakaka…Rossi sendiri masih merasa aneh dengan keunggulan Ducati….ah, terjemahan bebasnya gini bro:

    “Satu yang adalah salah satu kelemahan kami di trek kering, akselerasi, justr jadi kekuatan kami hari ini. Mungkin karena tenaga yang dikeluarkan harus dipangkas karena hujan dan kami bisa memaksimalkan semua tenaga yang tersedia untuk disalurkan ke aspal dengan lebih baik. Bahkan berooo….understeer yang biasanya muncul bisa diminimalisir di trek basah! Ane berkesimpulan kalau tiap mongtor itu punya karakteristik tertentu di DNA nya dan Ducati punya kualitas yang mumpuni di trek basah,” gitu kata mas Rossi.

    Hohoho…memang bro….bagi motor yang masih belum matang, trek basah adalah salah satu harapan untuk mencuri kemenangan. Baik itu sektor sasis ataupun mesin yang belum sempurna, di trek basah potensi motor kurang lebih jadi sama atau merata. Masbro inget tahun kemarin…saat GP11 hanya berjaya di trek basah? Padahal GP11 saat itu masih menggunakan sasis monokok dan mesin gambot yang konon karanya kaku…. Yupss…saat itu, Rossi pun hanya punya satu penjelasan. Saat basah, semua sasis (Honda, Yamaha dan Ducati) jadi sama-sama kaku, power mesin gak bisa disalurkan dengan sembrono…harus diurut. Saat itulah kemampuan GP11 setara dengan motor pabrikan Jepang.

    Ada hal yang lain juga…masbro tentu masih ingat doonkk….Kawasaki dan Suzuki sering mencuri kemenangan di trek basah. Jangankan duo Jepang itu, motor privat racikan Kenny Roberts pun pernah podium di atas lintasan basah. Buat Kawasaki, Suzuki dan KR, trek basah adalah berkah. Mereka bisa memaksimalkan tenaga motor mereka yang terbatas, karena motor-motor jagoan tenaga nya bakal percuma di trek basah! Tetapi…inilah bedanya dengan Ducati. Motor Italia ini justru memiliki tenaga yang terlalu kasar saat disalurkan, saat hujan tenaga nya justru dapat ditekan dan dimanfaatkan secara maksimal…Hmmm serupa tapi tak sama….

    Yang pasti bro….saat balapan basah, saat itulah kita melihat perpaduan antara kemampuan motor yang relatif setara antar pabrikan, kesabaran pembalap dan halusnya cara membawa motor….asyik buat dinikmati….

     

Comments

  • idadzzz 9:57 am on May 21, 2012 | # | Reply

    masih bingung kenapa basah malah jadi tokcer

    • masTer Samidi O_O 10:00 am on May 21, 2012 | # | Reply

      Tenaga GP12 yang berlimpah ruah malah terbatasi oleh kondisi trek bro…jadi motor lebih enak dikendalikan, sesuai juga dengan gaya balap Rossi. Kalau implikasi teknisnya kanapa hujan lebih enak dikendaliin, pasti puanjaang bgt bro…..kita tunggu terus bocoran berita nya…😉

  • Aa Ikhwan 10:19 am on May 21, 2012 | # | Reply

    ajiib😀

  • Gogo 10:43 am on May 21, 2012 | # | Reply

    enjinernya jg bingung x, keajaiban..

  • Adhit Nugraha 12:07 pm on May 21, 2012 | # | Reply

    semoga ini menjadi awal kebangkitan rossi.

  • Yoshi 12:55 pm on May 21, 2012 | # | Reply

    Jadi kalau basah semua motor jadi gak enak.
    Tinggal ridernya bisa mengendalikan apa gak?

  •   8:38 pm on May 21, 2012 | # | Reply

    anomali kali

  • Gugun 9:32 am on May 23, 2012 | # | Reply

    moga moga pas balapan hujan terus. jadi kita bisa liat balapan yang menarik kayak kemarin. MotoGp kalo pas kering monoton. kaya liat karnaval motor gede

  • wasisimmortal 11:38 am on May 24, 2012 | # | Reply

    Sekarang Ducati setara Suzuki / Kawasaki ya??

  • Metallica 12:43 am on May 25, 2012 | # | Reply

    very nice artikel mas Bro…

    motor yang powernya lebih mumpuni lap time nya jadi jauh lebih lambat.. alias jadi hati2 yang numpak motornya, wekekek..
    apalagi kalo mengalami ban yang sulit panas pada awal lap dan banyak spinning karna kurang grip di belakang… kaya yang dialami Stoner dan Daped waktu di le mans 2012.

    BTW Mas Bro.. coba tulung ulas dong kalo bisa,
    soal ban BS tipe baru yang dibilang kurang cocok untuk HRC riders musim ini. sebabnya kenapa?? kok bisa ya malah lebih cocok ke yamaha dan ducati musim ini? tujuan BS apa? atau sengaja biar mempersulit Honda mendominasi musim ini.
    dan apa tuh maksud tipe 21 dan 24 kaya teater aja, wekekeke..

  • Menanti Balapan Paling Seru di Silverstone | motogpnews.biz 11:00 pm on June 19, 2012 | # | Reply

    […] GP Monaco 2012, Webber: Balapan yang MenarikBalapan Formula 1 Akan Tetap Menarik Dengan Hasil Yang Tidak TerdugaRed Bull Cari Puzzle yang HilangIndikator Balap MotoGP gak seru = Ngantukkkk….!!!Ducati, Kawasaki, Suzuki: Jagoan Basah yang Serupa tapi tak Sama […]


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: