Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 10:15:41 am on May 5, 2012 | 8
    Tags: , , , , , ,


    Halo bro…hari ini diawali dengan ngobrolin Ducati aaahhh….nyenengin soalnya🙂 Ducati sampai saat ini masih belum bisa sekompetitif Yamaha ataupun Honda. Malahan, masih seperti tahun lalu, GP12 masih harus bersaing dengan motor-motor tim satelit Honda dan Yamaha. Salah satu permasalahan yang masih harus dipecahkan Ducati adalah tenaga yang terlalu kasar dikeluarkan oleh mesin GP12. Rossi menggambarkan tenaga GP12 seperti singa di balik fairing. Hmmm…kali ini kita kesampingkan dulu masalah pengendalian di tikungan, karena Hayden dan Rossi sekarang gantian mereka yang mencoba mencari style yang terbaik untuk mengendalikan Ducati… Sedangkan masalah mesin, gak bisa diselesaikan dengan karakter riding semata, atau bahkan dibantu oleh elektronik semata.

    Mesin L yang diusung GP12 memang dikenal memiliki karakteristik yang ‘kasar’. Dia memang punya tenaga yang besar. Ditopang dengan sistem desmodromiknya bisa berkitir sampai putaran mesin yang lebih tinggi dibandingkan dengan mesin bersistem katup pneumatik. So, apalah artinya tenaga yang besar dan putaran mesin yang tinggi kalau gak bisa dikendalikan:mrgreen: Sejak test Sepang, tim Ducati sudah berkonsentrasi pada elektronik dengan harapan tenaga yang dikeluarkan mesin bisa lebih lembut. Tetapi, belakangan Rossi mengakui kalau intervensi elektronik aja gak cukup untuk menjinakkan mesin.
    Ada gosip kalau Ducati bakal mengeluarkan update perbaikan mesin di Estoril, tetapi kabar itu meredup karena sepertinya Ducati belum selesai mengerjakan update tersebut. Ada kabar juga kalau mesin bersudut lebih sempit, gak L90 derajat lagi yang bakal dikeluarin di update an tersebut. Tetapi, lagi-lagi gak ada yang mau mengiyakan hal itu, gak Rossi apalagi Preziosi.Seperti yang masbro semua tahu, analisis dan media sih ngomongnya mesin bersudut lebih sempit bisa menjinakkan karakteristik tenaga GP12.
    Untuk sementara, dari serpihan informasi yang diperoleh, di test hari Senin di Estoril besok Ducati memang udah ada update an perbaikan untuk mesin, tetapi Rossi gak bisa (atau gak mau) ngomong update apa yang disediakan oleh Ducati. Rossi ngomong di GPone , “I’ve already spoken with Preziosi, but I still don’t know exactly what I’ll test. There will certainly be some updates, especially for softening the power delivery, but I don’t know anything more detailed.” Memang akan ada beberapa update, terutama untuk melembutkan penyaluran tenaga GP12, tetapi Rossi gak tahu detailnya lebih banyak….
    Hmmm….masa pembalap yang ngasih input buat pengembangan mesin gak tau pasti update an nya kaya apa:mrgreen: Hoho…kita tunggu aja, update macam apa yang disediakan oleh Ducati.

     

Comments

  • zulfauzi 11:23 am on May 5, 2012 | # | Reply

    coba rossi pake mesin RX KIng😀

    http://zulfauzi.blogspot.com/2012/05/finite-element-analysis-analysis-6-ic.html

  • lonely boy 11:56 am on May 5, 2012 | # | Reply

    harus nya ROSSI pake mesin BUBUt wong sama kasar nya ma desmo 😛

  • yoyoy 2:18 pm on May 8, 2012 | # | Reply

    Desmodromik,pneumatic itu opo kang….maklum nubie aku.

    • masTer Samidi O_O 2:31 pm on May 8, 2012 | # | Reply

      Sistem klep pneumatis/ pneumatic valve adalah sistem klep dimana untuk membalikan klep ke posisi awal menutup lubang in dan ex tidak menggunakan per, tetapi menggunakan tekanan dari gas yang dibuat khusus pada suatu tempat untuk mendorong klep.

      Gas yang digunakan biasanya nitrogen. Hal ini dilakukan karena pada klep yang dibalikan menggunakan pegas, ketika mencapai rpm tinggi, kemampuan per mendorong klep ke seatnya lebih lambat dibanding piston naik dan turun sehingga di rpm tertentu klep masuk baru terbuka setelah piston cukup jauh ke bawah dan klep buang terlambat membuka ketika piston menuju ke atas dan menyebabkan tendangan balik di kepala piston dan masih terbuka ketika piston turun ke bawah sehingga gas sisa pembakaran ada yang balik lagi kedalam ruang pembakaran. (sumber: Yahoo)

      Sedangkan untuk sistem desmodromik, buka tutup katup/klep tidak diatur oleh gas, tetapi oleh dua rocker arm bro….

      Desmodromic

      Penjelasan lebih janut di sini

      • yoyoy 2:43 pm on May 8, 2012 | # | Reply

        Joss infonya….makasih kang

  • ajib 6:49 pm on May 8, 2012 | # | Reply

    Mesin ducati terlalu powerful, sembalap gak kuasa mengendalikan keganasan motor ducati. Dan yg saya denger, power ducati mau diturunin karena sasisnya gak kuat menopang tenaga badak dari ducati. Kalo ngeliat ducati, jadi teringat ferrari yg punya power badak


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: