Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 02:06:48 pm on April 21, 2012 | 14
    Tags: , , ,


    Halo bro….ngobrolin motoGP lagi yuuukkkk… Seperti yang masbro semua tahu, regulasi MotoGP saat ini lagi kaya nak kecil umur tiga tahun. Lagi lucu-lucunya bro! Lagi banyak tarik ulur kepentingan antar pabrikan, tim dan Dorna. Semua pihak gak mau rugi, tapi ujung-ujungnya Dorna lah yang memutuskan mau dibawa kemana MotoGP.

    Regulasi yang berubah-ubah ini memang gak bikin nyaman pembalap dan tim yang berlaga di MotoGP. Bahkan Suzuki mundur dari arena MotoGP pun karena gak tahan Dorna yang ababil, gak konsisten dengan regulasi yang dibuatnya. Sebenernya, apa yang terjadi sekarang ya buah dari kelakuan Dorna juga sih… Dulu Dorna terlalu memberikan kebebasan bagi pabrikan (terutama Jepang) dalam menentukan regulasi. Tetapi ternyata kebebasan itu mengarah pada balapan yang mahal, berbiaya tinggi dan sulit dijangkau oleh tim privat. Apesnya, ada krisis ekonomi dunia yang menghantam pabrikan-pabrikan otomotif dunia….lha, daripada ikut motoGP yang mahal ya lebih baik nyelametin diri sendiri dong….😛

    Balik lagi ke regulasi yang lagi digodok buat tahun depan. Salah satu regulasi yang kemungkinan besar bakal diterapkan adalah putaran mesin yang diturunkan (kemungkinan besar sekitar 15.000RPM). Penurunan RPM ini dilakukan agar mesin bisa dihemat daya tahannya dan juga agar mesin-mesin motor CRT bisa lebih bersaing dengan motor prototipe. Buat Yamaha dan Honda yang mengadopsi sistem pneumatik, mungkin hal itu gak begitu merisaukan. Tapi buat Ducati, penurunan batas RPM ini membuat mereka harup meningkatkan putaran otak!

    Yup, sistem desmodromic yang digunakan Ducati memiliki kelebihan bisa berteriak pada putaran mesin yang tinggi. Bahkan, sistem tersebutlah yang memaksa katup M1 berubah dari per menjadi pneumatik. Kabarnya, Ducati lebih memilih kalau batas RPM diset lebih rendah lagi, sekitar 14.000RPM karena sepertinya desmodromoic bekerja lebih lebih baik pada batas itu. Tetapi sayangnya sepertinya harapan itu gak kesampaian. So, kalau memang tahun depan batas RPM menjadi 15.000 maka tambah banyak PR yang harus diselesaikan oleh Ducati.

    Pembatasan RPM tersebut kemungkinan besar memaksa Ducati harus memfokuskan pada mid range torque, bukan pada tenaga maksimum yang dihasilkan pada putaran mesin puncak. Tapi, yang menarik adalah ada yang ngomong kalau pembatasan RPM ini justru malah bisa jadi berkah yang terselubung bagi Ducati, ataw bahsa sono nya ‘blessing in disguise’. Karena saat ini tenaga desmosedici terlalu kasar, seperti ada Singa dibalik fairing…itu kata Rossi.

     

Comments

  • opix stoner 2:23 pm on April 21, 2012 | # | Reply

    yach sama jja buat ducati…mesin jinak tapi klo powernya terlalu mlempem…sepandai pandainya rider mangkas waktu ditikungan klo power kalah jauh…nyusruk lah akirnya…kekekek

  • jack miko 3:12 pm on April 21, 2012 | # | Reply

    walah2 mbah dorna mmg superior sekali,dia membolak-balikin tangan seenaknya sendiri.bisa2 moto gp nyungsep ni gara2 ulah mbah dorna.
    request y buat akang Sam,wsbk dishare jg donk!!!

  • S4S0N9K0 W!70Y0 4:54 pm on April 21, 2012 | # | Reply

    Jadi’a performa palsu, bbm, rpm dibatasi, berat motor dtambahi. DORNA t’lalu mencampuri p’buatan regulasi motogp yg sebenar’a adl wewenang FIM.

  • Gogo 6:32 pm on April 21, 2012 | # | Reply

    terlalu bnyk aturan mlh wagu..

  • cipluk 7:56 pm on April 21, 2012 | # | Reply

    bisa2 kedepan motogp makin mendekati spek motor jalanan donx..
    kalo regulasi tiap tahun berubah, jelas memberatkan keuangan tim peserta motogp, lha riset yang kemren aja belom kelar, udah ganti aturan lagi..

    • Lion King 8:12 am on April 23, 2012 | # | Reply

      Regulasi sedang di alihkan ke jalur yang benar agar semakin banyak tim yang ikut dan gap tidak terlalu jauh dan balapan semakin menarik .. moto1 rasa Moto2 ???? itulah seharusnya …. balapan sampai detik terakhir

  • kompor 1:29 am on April 22, 2012 | # | Reply

    Balapan motogp makin lama makin gak seru. Jarang overtake. Mending nonton F1. Tapi apesnya tahun ini F1 gak disiarin.

    • Lion King 8:07 am on April 23, 2012 | # | Reply

      justru kalo regulasi itu dilaksanakan … anda akan semakin senang nonton MotoGP … karena juara tiap seri akan terus berganti ..nggak itu itu saja
      Batasi budget, rpm dan single ECU … naik motor pabrikan atau CRT sami mawon🙂

  • novriexx 7:06 am on April 23, 2012 | # | Reply

    aturan nyeleneh………harusny aturanny yg di buat tuh hilangkan traksi control aja uda cukup yakin dah banyk pmbalap muda termaksud stoner n JL harus bekerja keras

    • Lion King 8:08 am on April 23, 2012 | # | Reply

      saya selalu berdoa untuk regulasi yang ini😉

  • ronald46 10:00 am on April 23, 2012 | # | Reply

    apa dengan dikuranginya putaran mesin ini ditukar dengan penambahan power mesin yang semakin besar?,

    • masTer Samidi O_O 3:50 pm on April 23, 2012 | # | Reply

      Kan putaran mesin sebanding lurus ma tenaga akhir bro…jadi klo putaran mesin dikurangi ya gak bisa ditukar ma tenaga mesin yang besar….

  • Hoho….Pabrikan di MotoGP Tersenyum, Pembatasan RPM Diundur Sampai 2014! « ngobrolmotor 4:50 pm on May 2, 2012 | # | Reply

    […] bagi Ducati, yang konon kabarnya pembatasan aturan ini bisa jadi berkah yang terselubung (klik disini), ane gak bisa ngomong lebih jauh lagi…soalnya Ducati teka-tekinya terlalu buanyak […]


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: