Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 11:59:58 am on March 24, 2012 | 4
    Tags: , , , , , , , , , , , , , , , ,


    Halo bro, he he, gimana kemarin udah pada tahu hasil test Jerez hari pertama kan…? Mantap gak catatan waktunya? Kalau buat ane, catatan waktu mungkin belum begitu spektakuler ya, karena karakteristik Jerez yang memiliki banyak tikungan membuat kemampuan mesin 1000cc gak banyak berbeda dibandingkan dengan mesin 800cc. Yang membuat menarik pada test hari pertama adalah peta kekuatan yang semakin mengerucut, plus beberapa motor CRT yang ternyata gak bisa dipandang remeh. Langsung aja kita obrolin bro…

    Honda

    Stoner dan Pedrosa berada di urutan satu dan tiga pada test hari pertama. Stoner memuncaki rombongan pembalap di sirkuit yang belum pernah dimenangkannya itu. Pada hari pertama, Stoner banyak bereksperimen pada ban dan sasis. Mencoba ban kompon lunak pada pagi hari dan ban kompon keras pada sore hari. Plus, sedikit settingan sasis yang membuat motor lebih lambat masuk tikungan tapi performa ban yang lebih bagus ketika kompon ban mulai habis. Sedangkan Pedrosa masih memiliki PR yang harus diselesaikan di hari kedua test, yaitu tentang pengereman dan kecepatan motor di akhir tikungan. Gak seperti di Sepang ketika RC213V digoyang getaran bisal, di Jerez RC213V gak terserang getaran itu. Hmmm…mungkin mekanik HRC sudah memecahkan masalah chattering? Atau kebetulan aja ban dan sasis cocok dengan karakteristik Jerez jadi getaran binal gak muncul?

    Tetapi ada cerita menarik seputar ban dan Stoner. Di Jerez, Bridgestone mengeluarkan dua spek ban dengan kode 21 dan 24. Semua pembalap menyukai ban dengan kode 21….KECUALI Stoner. Juara dunia 2011 ini justru lebih menyukai ban berkode 24. Hehehe…emang nih oerang, suka yang aneh-aneh. FYI aja bro, dulu Mick Doohan juga kaya gitu, dia lebih menyukai ban dengan spek yang menyimpang berbeda dengan pembalap lain. Justru dengan spek yang berbeda itu Cuma dia aja yang bisa menaklukannya…👿

    Sedangkan pembalap satelit, Bautista dan Bradl, juga mencatatkan hasil yang cukup impresif. Bautista menempati posisi 7 dan Bradl posisi 10. Keduanya masih berusaha memahami lebih jauh karakteristik Honda RCV. Sektor elektronik , wheelie dan power delivery yang belum sejiwa dengan Bautista dan Bradl adalah beberapa fokus yang harus diselesaikan oleh mereka.

    Yamaha

    2, 4, 5, 8…itu urutan pembalap Yamaha di hari pertama test Jerez. Bukan hal yang mudah bisa nyempil diantara pembalap-pembalap Honda. Lorenzo yang pagi hati banyak memimpin rombongan merasa puas dengan performa M1. Begitu juga dengan Spies, pembalap Texas itu sempat melakukan race simulation di hari pertama dan hasilnya pun gak bisa membuat Spies merengut. Sedangkan pembalap satelit Monster Tech 3, performa mereka gak kalah sangarnya livery baru mereka. Crutchlow konsisten mencatatkan waktu yang cukup baik dan di akhir test dia berada di posisi 5. Posisi yang sangat baik mengingat dia baru beberapa kali mengenal sirkuit Jerez. Sedangkan Dovizioso, sepertinya hari pertama kemarin bisa bisa lebih baik. Dovi terganggu sakit perut yang membuatnya gak punya cukup tenaga untuk mengetest M1 habis-habisan. Dovi hanya sanggup menghabisi 46 lap di hari pertama. Mas Dov, emang sampeyan baru ngapain malem sebelum test? Makan paella keanyakan kali tuuhhh :p

    Ducati

    Ah! The same old story! Terlalu panjang n menyebalkan buat diobrolin! Ane tulis di artikel terpisah aja ya :p

    CRT

    11, 14, 16,17, 18, 19, 20, 21, 22 itu urutan para pembalap CRT. Sedangkan jarak waktunya dibandingkan Stoner adalah 1.8, 3.1, 3.3, 3.5, 3.6, 3.8, 4.2, 4.3, 5.1. Hmmmm…seperti yang ane prediksi sebelumnya, de Puniet diatas jok ART memimpin pasukan CRT malahan bisa nyempil mengungguli motor pabrikan yang ditunggangi Barbera dan Abraham. Baru setelah itu ada motor Aprilia lain yang ditunggangi Aleix Espargaro. Dibelakang Espargaro ada Battaini dan Edwards. Yah, Battaini kan cuma test rider. Anggap aja dia gak ada:mrgreen: So tinggal Edwards yang masih tertinggal 3,3 detik dibelakang Stoner. Hmmmm…sepertinya CRT memang lumayan menjanjikan nih, asal mereka dikasi waktu dan keleluasaan riset.

    Seperti yang sudah diprediksi sebelumnya, sektor elektronik adalah salah satu titik lemah CRT. Terbukti di Jerez, Aprilia masih banyak wheelie dan jauh jauh lebih liar dibandingkan M1 yang mendekap aspal dengan mesra. Ya, masbro semua tahu lah, selepas tikungan motor pasti digas habis agar tenaga keluar dan motor bisa melesat. Sayangnya, tenaga gak bisa dimuntahkan begitu aja. Kalau gak didukung dengan elektronik yang mumpuni, ban depan malah terangkat dan pembalap malah kehilangan banyak waktu untuk menstabilkan motornya. Itulah yang terjadi di motor Aprilia ART….moga ini cuma masalah waktu aja.

    Yang jelas, ART udah mengungguli tim satelit Ducati, dan mencium bau knalpot GP12 Rossi….hmmmm….

     

Comments

  • dajira katoh 12:39 pm on March 24, 2012 | # | Reply

    nah APRILIA tuh gan bukan nya di WSBK klonengan dr CRT?makanya bos althea ducati curiga sama team aprilia..bay de wey klo segi mesin kayanya mongstor prototype sama strong nya dengan CRT yg berbasis motor massal yg jadi gap nya kan ECU atau kelistrikan tp kok harga paket motor nya jauhhhh banget yah…

  • The Same Old Story…by Ducati | ngobrolmotor 1:24 pm on March 24, 2012 | # | Reply

    […] bro…nerusin tulisan ane sebelumnya, Ducati kayanya butuh artikel tersendiri nih buat diobrolin. Yuk, langsung aja. Di Sepang I GP12 […]

  • win 3:08 pm on March 24, 2012 | # | Reply

    mantep ulasane masbro

  • pengamat r2 4:53 pm on March 25, 2012 | # | Reply

    Bro, yang prefer ke ban code 24 bukan cuman stoner tapi juga pedrosa dan 1 lagi pembalap yang tidak disebutin namanya.
    Tapi kuat dugaan orang tersebut adalah alvaro bautista.
    Dari situ bisa ditarik benang merah, masalah chatter yang dialami honda bisa dituntaskan dengan cepat jika menggunakan ban depan dengan kompon yang lebih keras.
    Tapi melihat mayoritas pembalap memilih ban dengan code 21, bridgestone akan memasok ban tersebut sebagai ban resmi musim 2012.
    Hal ini membuat tidak ada pilihan lain buat HRC untuk segera mepercepat revisi chassisnya agar klop dengan ban 21 tersebut


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: