Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 09:10:43 am on March 4, 2012 | 10
    Tags: , , , , , , , , , ,


    Ha…ha…halo bro…hehe…ni ketularan getaran RCV niiihh…hehehe…eh, hari ini giliran ngobrolin motor merah Ducati. Yeeee…..kate siape merah, wong yang ditest kemarin warnanya masih item silver kok:mrgreen: Ah gak ngurus ah warna merah kek, item kek, silver kek….ada yang lebih penting dari itu! Test Sepang II kemarin secara mengejutkan (kembali) membuat Ducati harus lebih bekerja keras memperbaiki Desmosedici GP12. Yup, pada test Sepang I, Rossi memiliki feeling yang lebih baik pada motornya. Sayangnya, di test Sepang II, Rossi merasakan kalau GP12 terlalu banyak understeer. Jadi, di beberapa titik di tikungan, Rossi merasakan kalau ia lebih cepat masuk tikungan pada saat test Sepang I.

    Hmmmm…memang cukup aneh, padahal hasil yang diperoleh Hayden bisa cukup maksimal di test Sepang II ini. Hayden merasa kalau GP12 lebih enak dikendarai pada saat test Sepang II dibandingkan dengan test Sepang I. Menurut Kentucky Kid, ini cuma masalah waktu aja. Kemarin di Sepang I Rossi merasa GP12 lebih baik dan Hayden kurang merasakan hal itu. Sedangkan di Sepang II, yang terjadi adalah sebaliknya. Apa yang sebenarnya terjadi cukup membuat ane bingung. Jangan sampe deh, Ducati dejavu mengulangi kembali tahun 2011. Mengingat GP12 di Sepang II ini harusnya adalah GP12 yang sudah ditest ulang oleh Battaini dan Karel Abraham di Jerez beberapa minggu lalu.

    Lanjut ngomongin yang pait-pait dulu….biar realistis bro, kalo ternyata Ducati bisa lebih baik ya jadinya lebih manis😉 Oke, apa sebenarnya yang terjadi di Ducati? Kenapa oversteer bisa muncul? Di motomatters, ada komentar yang ngomong kalau oversteer itu kemungkinan bisa terjadi karena posisi mesin Ducati yang dimundurkan. Masih ingat kan kalau Ducati membutuhkan traksi lebih pada ban belakang? Bisa jadiii…usaha menciptakan traksi yang lebih di ban belakang itu justru berakibat pada munculnya oversteer dan sedikit chatter pada ban depan. Padahal masbro semua tahu kan kalau di Sepang I Ducati gak mengalami gejala chatter sedikitpun? Hmmmm…memang suatu prediksi yang masih sangat prematur. Tapi ya, siapa tau….👿

    Udah ngomongin yang pait-pait, sekarang tinggal ngomongin harapan yang masih ada. Dimana ada kesulitan, pasti ada harapan kan broooo….. Salah satu hal positif yang dirasakan Rossi adalah, kalau di beberapa titik sirkuit ia bisa dengan mudah terjatuh dari Desmosedici pada tahun 2011, dengan GP12 hal itu gak terjadi lagi. Artinya, feeling motor dan geometri motor jauh lebih baik dibandingkan motor tahun 2011. Dan lagi, jangan pernah melupakan kerja keras gila yang dilakukan oleh Ducati. Ada tiga tim di Ducati yang bekerja nonstop mengerjakan mesin, chassis dan elektronik agar GP12 bisa menghasilkan performa yang lebih baik. “We have three different groups of designers – engine, chassis and electronics – all are working non-stop, so for sure we will continuously supply new parts in all these areas”, gitu omongan mas Preziosi.

    Selain itu, kodisi cuaca yang sangat gak mendukung menghambat Ducati dalam memperoleh data sebanyak-banyaknya pada saat test Sepang II. Buat ane sih, secara objektif kondisi yang terjadi di Ducati memang jadi tanda peringatan kalau GP12 masih belum sempurna…mungkin jauh dari sempurna. Tetapi, kondisinya belum separah yang terjadi di tahun 2011 kemarin. Paling gak, dengan sasis twin spar yang terpisah dari mesin, desainer dan mekanik bisa memodifikasi dan mengubah geometri motor dengan lebih leluasa dibandingkan sasis monokok GP11. Yaaahhh…semoga memang itu yang terjadi!

    Lanjut, sekarang ganti ngobrolin Hector Barbera. Pembalap Spanyol ini cukup mengejutkan pada test Sepang II. Dia bisa mencetak waktu yang lebih baik dibandingkan dengan Rossi. Padahal dia masih menggunakan GP0 atau versi terdahulu dari GP12. Barbera mengatakan kalau dia sekarang mulai bisa mengenali karakteristik motornya. So, dia bisa memaksimalkan apa yang ada di GP0. Beradaptasi sedikit demi sedikit sampai akhirnya dia bisa mencetak waktu terbaik dengan GP0.

    Hmmm…masih ada PR yang harus dikerjakan tim Ducati. Kabar buruknya? PR itu rada susah…. Tapi kabar baiknya? PR yang dikasih bukan jenis pertanyaan berantai…dimana jawaban pertanyaan no 1 menjadi pertanyaan no 2, 3, 4, 5 dan seterusnya….😉

     

Comments

  • rullynova 9:46 am on March 4, 2012 | # | Reply

    Mungkin rossi memang lagi eksperimen ngumpulin data coba ini coba itu jadi catatan waktunya sedikit terabaikan,yg penting data dulu deh
    Kalo soal barbera tahun kemaren juga lap timenya sering lebih cepat dari rossi,tapi pada saat race tetep aja rossi hampir selalu didepan pembalap ducati lainnya masbro

    • masTer Samidi O_O 9:02 am on March 6, 2012 | # | Reply

      Mungkin bro…bisa jadi..semoga aja memang seperti itu😉

  • jack miko 4:23 pm on March 4, 2012 | # | Reply

    ya cuma sabar dan sabar aja menanti jawabannya….,yang penting tontonannya tidak menjemuhkan. Ulas Superbike dong bro, kan lbh asiiikk tu.
    http://my.opera.com/rentalmotorjogja/blog/

    • masTer Samidi O_O 9:03 am on March 6, 2012 | # | Reply

      Hihi…sedikit2 ane ulas kok bro…SBK Phillip Island jg udah ane ulas, buka aja daftar tulisan😉

  • dedeka 1:20 pm on March 5, 2012 | # | Reply

    lah ini ulasan yang obyektif, tidak seperti warung-warung lainnya …………….
    lanjutkan bro …………….

  • Jack iwan 9:47 pm on March 6, 2012 | # | Reply

    Kyaknya ducati in terindksi men ghalalkn sgala cra ingin jd no 1,ane jd muak dengarny conthnya dgn penambhn bo2t 4 kg,honda dn ymaha,terindksi ula akal bsuk du cati,yg rumornya ducati kebingn utk bsa memenuhi bobot mtor sbsar 153 kg honda dan yamha tla menylidi,semuanya bole ingn jd no tp yg sportip la jgn meRugkn komptitor yg lain ikuti regulsi yg ada sunguh sy sangt2 muak dgn tim pabrikn stu in!

    • stongos mrongos 10:28 am on March 8, 2012 | # | Reply

      sabar sabar………. wong anda cuma cuma ngebaca dan nonton aja kok sewot………….. nyatai aja Om jangan terlalu diabawa ke ati……. heheheheheheheheheheh…. peace !

  • mang 11:23 am on March 10, 2012 | # | Reply

    pernah baca buku biografi rossi yang pertama ? disana rossi bercerita pernah ditawari Ducati untuk gabung tapi ga jadi karena filosofi team nya sama aja kaya Honda jadi rossi pilih yamaha. menurut saya rossi bukan hanya merubah motor ducati tapi merubah juga filosofi team dan ini sangat amat tidak mudah. di Yamaha rossi hanya fokus ke motor, di ducati selain ngurus motor dia juga harus ngasih pengertian lebih keanggota tim lainya……..mau nulis apalagi ya? biar yg punya warung yang bahas deh xixixixi🙂

  • Mick46 11:12 am on March 16, 2012 | # | Reply

    Apa pabrikan jepang honda ga pernah memaksakan regulasi yg menguntungkan mereka?seperti regulasi k 800cc yg ktnya bs lbh irit anggaran.tp kenyataannya tetap high cost.smpe kawasaki dan suzuki cabut dr motogp.


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: