Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 05:30:14 pm on February 7, 2012 | 13
    Tags: , , , , , , , ,


    Halo bro…ketemu lagi niiih…kali ini ane pengena ngobrolin tentang Honda RCV dan Yamaha M1, terutama pada perbedaan filosofi keduanya. Buat para fans Ducati, sabar ya….tulisan tentang Ducati pasti muncul di permukaan…hehehe…besok deh, ane janji nulis tentang Ducati. Yup, langsung aja. Sebenernya ini tulisan lanjutan dari Apa Yang Tersisa dari Sepang ane tulis di ngobrolmotor sebelumnya.

    Langsung aja, di Sepang kemarin YZR M1 sempat melawan RCV di hari pertama dan kedua test. Tapi sayang, di hari ketiga M1 tidak diberi kesempatan oleh alam untuk melawan RCV secara sengit. Ane sih rada percaya kalau M1 sebenarnya bisa mendekat di buntut Stoner pada saat test hari ketiga kemarin… Satu rider yang sedikit kita lupakan adalah Andrea Divizioso.

    Dovi baru saja sembuh dari cedera collarbone yang didapatnya ketika latihan motocross pribadi. So, di test Sepang Dovi gak begitu maksimal fisiknya dalam mengendalikan M1. Masbro semua tahu laaah…kekuatan bahu adalah salah satu kekuatan utama dalam mengendalikan motor berdaya kuda lebih dari 180dk tersebut. Tetapi hasil yang didapat oleh Dovi ternyata gak buruk-buruk amat…berada di urutan enam dan sembilan di hari pertama dan kedua. Dovizioso menyebutkan kalau hasil tersebut didapat karena dirinya belum bisa beradaptasi benar dengan M1.

    Untuk dapat mengendalikan M1, Dovi harus mengeset ulang riding style nya. Riding style tersebut harus diubah untuk menyesuaikan dengan karakter M1 yang sangat berbeda dengan RCV.

    We came from Valencia with a few problems, but I knew I have to adapt my style to Yamaha because it’s really different. I can say opposite. Because the philosophy of Yamaha and Honda from history is always opposite: Honda tried to have the best acceleration and Yamaha the best handling. I have to change everything.

    Dovi berani ngomong kalau riding style yang dibutuhkan dalam mengendalikan Yamaha berkebalikan dengan riding style dalam mengendalikan Honda. Hal tersebut disebabkan karena perbedaan filosofi dalam pengembangan motor MotoGP Honda dan Yamaha. Honda selalu berusaha untuk mendapatkan akselerasi terbaik sedangkan Yamaha selalu berusaha untuk menciptakan handling terbaik. Hmmmm…jadi ingat, mungkin ini bisa menjelaskan race tahun 2011 dimana Stoner melibas Spies dalam tarikan selepas tikungan terakhir…menjelang trek lurus di depan garis finish….trek lurus yang membutuhkan akselerasi top! So, kalau seorang mantan rider Honda mentalnya masih ngeyel seperti saat ketika dia berada di Honda, bisa dipastikan dia bakal kesulitan mengendalikan M1. Ya….tapi paling gak gak bakal kesulitan kaya rider-rider lain yang kebagian mengendalikan Ducati di tahun 2011…hehehehehe….:mrgreen:

     

Comments

  • dedeka 6:12 pm on February 7, 2012 | # | Reply

    saya suka comment yang terakhir ………..

    ———————————

    Ya….tapi paling gak gak bakal kesulitan kaya rider-rider lain yang kebagian mengendalikan Ducati di tahun 2011…hehehehehe….

  • Daris 7:41 pm on February 7, 2012 | # | Reply

    filosofi ducati kayanya berubah gara2 rossi😀

    • e63 6:34 am on February 10, 2012 | # | Reply

      biar aja lah, lagian sebelum rossi masuk pun ducati g banyak yg becus bawa. Moga aja akhirnya ntar ducati bs bersaing di tangan rosi

  • manda palentino 8:17 pm on February 7, 2012 | # | Reply

    pokoke cemungud eagg kakak Rossi VR46…🙂

  • REC*303 10:33 pm on February 7, 2012 | # | Reply

    Harus menyesuaikan dari motor kenceng ke motor lemot yak…?!

  • win 12:20 am on February 8, 2012 | # | Reply

    rider lemot

    • win 12:23 am on February 8, 2012 | # | Reply

      klo boleh bahas jg dong tentang perubahan regulasi bobot yg menjadi minimal 167kg dr awalnya 164kg

  • rullynova 7:07 am on February 8, 2012 | # | Reply

    Yg trakhir nyindir siapa tuh….

    • citrawijaya 7:34 am on February 8, 2012 | # | Reply

      nggak ada sindir menyindir
      setiap regulasi pasti ada yang diuntungkan dan ada yang dirugikan. Silahkan aja dinikmati bagian masing masing😉

      • dedeka 7:52 am on February 8, 2012 | # | Reply

        addeeeeeeemmmmmmmmmmmmm

      • masTer Samidi O_O 9:44 am on February 8, 2012 | # | Reply

        Yoi….josss….:mrgreen:

  • bared46 12:46 pm on February 8, 2012 | # | Reply

    Mantepan Ducati do…nk!Nitip lapak gan
    http://jbrossi.wordpress.com/2012/02/08/perbandingan-tanki-gp12-dengan-phoenix/

  • DC 12:59 pm on February 8, 2012 | # | Reply

    gak yakin nih si mulut besar bisa podium diatas M1. naik RCV mah motor adalah kekuatan utama, ibaratnya tinggal gas poll doang.
    naik M1 skill joki dalam memanfaatkan kekuatan geometri untuk menutupi mesin.
    kalo pake motor jawara aja cuma kayak kemaren, gimana pake motor pas-psan?


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: