Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 02:59:46 pm on January 26, 2012 | 18
    Tags: , , , , , ,


    Halo bro….ngobrolin motoGP lagi yuuukkk…. Kali ini bakal membahas sedikit tentang Aprilia di MotoGP. Seperti yang masbro semua tahu, di tahun 2012 ini Aprilia kembali ikut balapan MotoGP. Walaupuuunn….hanya sebagai suplier mesin untuk tim motor CRT yang mencoba peruntungan di kelas MotoGP.

    Pada tahun 2002, atau awal MotoGP 4 tak digelar, Aprilia sebenarnya sudah mencoba beraga melawan jagoan-jagoan Jepang. Dengan bersenjatakan RS Cube, Aprilia turun di kelas motoGP. Saat itu, RS Cube adalah salah satu proyek motor Aprilia yang cukup ambisius. Sebut saja konfigurasi mesin tiga silinder, klep pneumatik dan ride by wire. Konfigurasi mesin tiga silinder saat itu diyakini Aprilia sebagai konfigurasi mesin yang paling menguntungkan, diukur dari bobot motor yang diusung dibandingkan dengan tenaga yang dihasilkan. Ditambah dengan katup pneumatik yang siap memuntahkan tenaga yang lebih lebar dibandingkan katup konvensional, RS Cube adalah motor yang menjanjikan diatas kertas.

    Tetapi, semua itu ternyata Gatot alias gagal total. Tenaga yang terlalu besar sehingga menyulitkan pengendalian, justru menjadi bumerang bagi rider Aprilia saat itu, Colin Edwards. Bahkan, setelah bertahun-tahun kemudian, baru –baru ini Edwards masih bisa berkomentar seperti apa tenaga RC Cube. “You take a very angry bull, cut its balls off and wave them in his face.. then climb on his back”, gitu kata Edwards tentang pengendalian RS Cube…. Bagaikan memotong ‘anu’ banteng yang marah, main-main ini ‘ anu’ nya di depan nya…terus nungganing tuh banteng! Hehehe….bayangin aja udah ngilu….👿

    Lanjut….Sepuluh tahun berselang, Aprilia ingin kembali ke arena MotoGP. Tetapi kali ini dengan strategi yang berbeda. Strategi yang bikin Ducati merah item muka nya nahan gemes! Lha kenapa emang broooo…. Aprilia memang memasok mesin untuk tim CRT seperti Aspar dan Ioda Racing. Tetapi, apa yang dilakukan oleh Aprilia berada di wilayah abu-abu.

    Pada saat test di Jerez tahun kemarin, Aprilia CRT yang turun dengan pembalap Randy de Puniet memimpin catatan waktu motor-motor CRT. Lah…abu-abu nya dimana bro? Disini bro…Aprilia turun dengan mesin RSV4R dengan sasis yang hanya dimodifikasi sedikit agar bisa cocok dengan ban Bridgestone dan rem karbon. Selain itu, sasis yang dikembangkan untuk mesin RSV4R kabarnya dikembangkan pula oleh teknisi-teknisi Aprilia. Itulah mengapa banyak banget kru official Aprilia yang ikut mengamati test di Jerez di tahun 2011 kemarin.

    Aprilia sepertinya ingin memaksimalkan habis (atau ngakalin) aturan CRT yang masih memiliki kelonggaran. Seperti yang kita ketahui, motor CRT diberi keistimewaan bahan penggunaan bakar yang lebih banyak dan juga mesin yang lebih banyak. Itu suatu keuntungan yang sangat besar di dunia balap bro…! Karena itulah Aprilia ‘ngakalin’ dengan memberikan mesin RSV4R untuk tim CRT, tetapi ikut pula mengembangkan sasis yang pas untuk mesin tersebut. Tetapiii….biar gak melanggar aturan, pengembangan sasis tersebut berada di bawah pengawasan tim CRT bersangkutan (dalam hal ini tim Aspar).

    Kalau masbro masih ingat, strategi inilah yang membuat aprilia me-lakban sasis motor CRT yang digunakan dalam test Jerez!

     

Comments

  • Tiyo 2010 4:59 pm on January 26, 2012 | # | Reply

    Pertamax aprilia…

  • rullynova 5:04 pm on January 26, 2012 | # | Reply

    Serigala berbulu CRT kah?

    Sasisnya dilakban untuk kamuflase,masbro?

    • masTer Samidi O_O 9:57 am on January 27, 2012 | # | Reply

      Yoi bro…cuma heran nya kok ya pake lakban ya…emang gak ada cara lain yang lebih bermartabat ya:mrgreen:

  • win 7:14 pm on January 26, 2012 | # | Reply

    pabrikan bulus

  • rullynova 12:04 pm on January 27, 2012 | # | Reply

    Cara lain yg bermartabat misalnya pake skotlet 3M😀

  • yudibatang 2:23 pm on January 27, 2012 | # | Reply

    Di..samidi..ora balik kampung?:mrgreen:

  • sasongko_27 5:12 pm on January 27, 2012 | # | Reply

    Kang midi, sasis FTR ka ora dibahas…?

  • penggemar ninja 5:22 pm on January 27, 2012 | # | Reply

    bisa2 jadi kuda hitam nich di Motogo besok..:D

    tau2 dah ngaciir…

    ikut test ngak di malay 31 besok..?

  • 4 9:50 pm on January 28, 2012 | # | Reply

    strategi yang dipake aprilia persis dengan strategi yang dipake porsche di balap le mans era 90’an #keren:D

  • Aprilia: Bunglon WSBK dan CRT? « ngobrolmotor 10:18 am on February 28, 2012 | # | Reply

    […] Kedua, yang gak kalah menarik dari mesin Aprilia adalah kemampuannya di kelas CRT. Pada test privat di Jerez, Randy de Puniet bisa mencatatkan waktu 1m 40.30s. Sedangkan lap record Dani Pedrosa di Sirkuit Jerez adalah 1m 39.731s. Atau, dengan kata lain mesin CRT Aprilia hanya tertinggal sekitar 0.6 detik dibandingkan lap record MotoGP! Wow…. Ada apa sebenarnya dengan Aprilia…? Apakah dia memang cerdik ‘ngakalin’ regulasi CRT dan Superbike seperti yang pernah ane bahas? […]

  • aru_kun 5:56 pm on March 1, 2012 | # | Reply

    Sipp. Ulasan yang jelas🙂


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: