Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 03:14:54 pm on December 25, 2011 | 6
    Tags: , ,


    Halo bro…ketemu lagi niiiihh…gak bosen-bosen ngobrolin tentang interview bareng Casey Stoner. Kali ini akan ngobrolin tentang titik kuatnya dia. Apakah Stoner mengakui kalau dia kuat di satu hal…atau tidak? Kemudian apakah karakteristik nya membuat dia bisa hidup di Desmosedici yang terkenal sulit dikendalikan? Hmmmm….monggo dibaca….

    Q: Nicky Hayden ngomong kalau kelebihanmu ada di tujuh atau delapan persen terakhir dari throttle control. Apakan menurut masbro memang itu strongest point masbro sebagai pembalap?

    CS: Aku gak begitu tahu. Aku gak berpikir kalau aku punya satu strong point tertentu. Dani Pedrosa mungkin kuat di akselerasi, sedangkan Jorge Lorenzo lebih imbang kelebihannya, tetapi dia cukup menonjol di pengereman. Sedangkan aku, menurutku aku di tengah-tengah. Aku gak berpikir aku punya strong point tertentu yang lebih baik dibandingkan rider lain. Aku hanya berpikir aku memanfaatkan yang terbaik yang aku punya dan mencoba menyeimbangkannya agar kekuranganku dapat tertutupi.

    Satu yang aku rasakan adalah ketika aku membutuhkan improvement, aku tidak perlu melihat data untuk mengetahui bagian mana yang harus aku tingkatkan dan mana yang tidak perlu aku tingkatkan. Secara normal aku tahu apa yang harus kulakukan atau apa yang seharusnya dilakukan pada motor.

    Ketika ditanyakan tentang kelebihannya atau kekuatannya, Stoner cenderung menjawab diplomatis. Dia mengakui mungkin dia pembalap yang tidak menonjol di satu hal, dia cuma ingin memaksimalkan kekuatan yang dia miliki dan digunakan untuk menutupi kekurangannya… Sedangkan tentang metode melakukan improvement, ternyata Stoner memang memiliki karakteristik yang khas.

    Stoner tidak terlalu bergantung pada data ketika membutuhkan sesuatu untuk ditingkatkan.Secara alami dia mengetahui mana yang harus ditingkatkan dan mana yang tidak, tanpa harus membaca data-data yang ada dengan detail. Menurut ngobrolmotor siiihh…karakteristik inilah yang membuat dia bisa hidup di motor Desmosedici yang sebenarnya punya banyak ‘masalah’. Ketika pembalap lain menganalisis apa yang harus ditingkatkan dan apa yang tidak, dia lebih cenderung langsung tahu tanpa harus melihat data. So, dia bisa hidup dengan ‘masalah-masalah’ Desmosedici…tapi ya mungkin juga…cuma mungkin loh ya….karena itulah Desmosedici cuma cocok dengan Stoner. Karena Stoner lah yang hidup dengan Desmo, bukan Stoner hidup dengan data-data yang bisa digunakan untuk meningkatkan performa Desmo agar bisa dikendarai banyak rider….gimana menurut masbro…?

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 1): Otak Kanan dan Kiri untuk Catatan Waktu Terbaik!

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 2): Dirt Track dan Beda Meracik Ban Bridgestone di Ducati dan Honda

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 3): Tentang Karakteristik Unik Ban Bridgestone

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 4): Tentang Mengendalikan Ducati

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 5): Tentang Strongest Point-nya, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 6): Tentang Selective Memory

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 7): Tentang Weakest Point-nya

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 8): Tentang Mesin 1000cc dan Elektronik

     

Comments

  • dedeka 4:45 pm on December 25, 2011 | # | Reply

    deep analysis …….

  • kuli korea anti india 5:44 pm on December 25, 2011 | # | Reply

    kalau rider dukati diganti doni tata gimana?

    • uungferi 9:35 pm on December 25, 2011 | # | Reply

      hehehehehe perlu dicoba,… ndlosor kah…?

  • ivaelli 11:11 am on December 26, 2011 | # | Reply

    masutnya tanpa data cukup pakai insting tok… begitukah????

    • vyzex 10:35 pm on December 26, 2011 | # | Reply

      Iya, kata mekaniknya..
      Waktu free practice, stoner jarang sekali minta data.
      Dia abis satu atau dua putaran, langsung tau apa yg kurang di motor.
      Makanya, salah kalo dibilang stOner gak jago set up motor.

      Dulu emang dikira dia gak jago gara-gara baru muter beberapa lap, langsung masuk pit.kok gak lama muternya.
      Ternyata ini orang cukup muterin sirkuit sebentar, udah tau gimana set up yg cocok buat motornya.


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: