Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 04:00:19 am on December 24, 2011 | 5
    Tags: , ,


    Halo bro..ketemu lagi…lanjut yuukk kita obrolin interview bareng Casey Stoner. Kali ini akan ngobrolin tentang kelebihan stoner dalam menghangatkan ban Bridgestone dan apa bedanya menghangatkan ban Bridgestone di Ducati dan Honda. Yuuukkk…monggo disimak…

    Q: Banyak rider bermasalah dengan ban Bridgestone. Ban itu sangat sempurna ketika mencapai temperatur idealnya, tetapi membutuhkan waktu yang lama untuk mencapai temperatur tersebut. Cal Crutchlow ngomong sesuatu hal yang sangat menarik, katanya hanya ada dua rider yang bisa langsung mencapai suhu idel dalam waktu yang cepat, yaitu Masbro dan Nicky. Karena masbro dapat langsung tancap gas pol dan ban nya menggigit abis. Apakah emang begitu bro, apakah karena masbro mengendarai motor secara natural, apakah itu suatu keuntungan?

    CS: Aku dan Nicky gede di dirt track bro…dan mengendalikan motor ya seperti itu, jadi kami gak mikirin apakah motor bergerak dan sliding kekanan kekiri. Menurutku Nicky melakukan itu karena dengan itu dia bisa merasakan bagaimana berada di track, bukannya bertujuan untuk menghangatkan temperatur. Dan kadang, terutama dengan Ducati, membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan motor lain agar ban mencapai temperatur yang ideal. Jadi ketika aku langsung tancap gas dan menyerang cepat dengan Ducati, maka ban bisa mencapai suhu ideal dengan lebih cepat!

    Tetapi di Honda beda bro…di Honda aku tahu kapan ban bisa mencapai suhu idelnya. Jadi masih ada waktu untuk menghangatkan ban… Sedangkan di Ducati kalau aku gak push sejak awal maka aku akan lama mencapai temperatur ideal…membutuhkan perjuangan bro!

    Hoho….ternyata beda toohh…di Ducati dahulu, Stoner membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menghangatkan ban Bridgestone. Jadi dia harus push sejak awal agar suhu ideal dapat tercapai dengan lebih cepat. Sedangkan di Honda, suhu dapat dicapai dengan lebih terukur, jadi memang ada waktu untuk menghangatkan ban dan itu gak masalah bagi Stoner, karena dia gak harus push sejak awal. Dan tentang dirt track, tempat dia tumbuh, sepertinya dirt track memang benar-benar membantu Stoner dalam mengendalikan motor. Dia (dan Hayden) cenderung gak peduli motor goyang kanan-goyang kiri, sliding di lap-lap awal ketika ban belum panas karena ya memang dia terbiasa dengan itu. Dengan itu pula pembalap dirt track terbiasa dalam merasakan motornya di track!

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 1): Otak Kanan dan Kiri untuk Catatan Waktu Terbaik!

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 2): Dirt Track dan Beda Meracik Ban Bridgestone di Ducati dan Honda

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 3): Tentang Karakteristik Unik Ban Bridgestone

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 4): Tentang Mengendalikan Ducati

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 5): Tentang Strongest Point-nya, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 6): Tentang Selective Memory

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 7): Tentang Weakest Point-nya

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 8): Tentang Mesin 1000cc dan Elektronik

     

Comments

  • pret 8:28 am on December 24, 2011 | # | Reply

    mantap dah stoner

  • dedeka 4:50 pm on December 24, 2011 | # | Reply

    super duper ………..

  • bali tour 10:32 am on September 20, 2013 | # | Reply

    Terima kasih banyak atas informasinya


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: