Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 03:31:27 pm on December 23, 2011 | 6
    Tags: , ,


    Halo bro…ketemu lagi..setelah kemaren diguyur interview Valentino Rossi, kali ini ngobrolmotor berusaha menerjemahkan interview bareng Casey Stoner, juara dunia MotoGP 2011. Interview ini ane lakukan (mimpi kali yeeeeee…..:mrgreen: ), ane terjemahkan secara bebas…so mungkin tidak terlalu letterluks ya… Ane berusaha menerjemahkannya ke dalam bahasa yang lebih mudah dimengerti. Ada delapan seri interview bareng Casey Stoner yang bakal terbit berturut-turut…so buat masbro yang pengen baca, pantengin terus ngobrolmotor…😉 Untuk edisi perdana, bakal diungkap resep Stoner dalam menciptakan waktu yang terbaik. Sooo….monggo disantap…

    Q: Gimana masbro Stoner bisa sangat cepat? Dalam tiap catatan waktu, masbro pasti bisa memperbaiki catatan dengan sangat cepat..Di lap pertama masbro bisa berada di top 3, lap kedua dan lap ketiga masbro udah bisa di puncak. Bagaimana masbro bisa melakukannya? Gimana mungkin masbro gak butuh waktu untuk memperbaiki sesuatu menjadi lebih baik?

    CS: Aku gatau darimana hal itu berasal. Ketika aku menuju lintasan, baik aku tahu track itu atau tidak, aku hanya melakukannya secara natural. Aku melintasi track secara natural. Di lap-lap awal, masbro gak pernah bisa langsung  cepat ketika melintasi track karena msbro melintasinya secara natural, itu barulah permulaan.

    Kemudian, setelah aku udah sedikit merasakan mendapatkan arah yang pas, disitulah kami mulai bekerja pada set up motor, menemukan braking points yang tepat, entry lines, dan berbagai macam yang lainnya. Jadi pada awal aku gak merisaukan tentang catatan waktu. Aku hanya pergi ke lintasan, menemukan arah yang pas, menemukan ritme balap, baru memikirkan hal-hal lainnya seperti settingan motor.

    Q: Mangsudnya mengendarai motor secara natural itu apa bro….?

    CS: Ketika masbro gak mengendarai secara natural, masbro bakal terlalu tekstual. Masbro mulai mikirin tentang bagaimana motor bekerja, mulai mikir tentang titik pengereman, gear mana yang harus digunakan. Ketika masbro masuk di tikungan, masbro bakal mikir bagaimana motor berperilaku, dimana motor itu masuk di tikungan, bagaimana posisi motor, kapan masbro perlu mbetot gas, seberapa banyak motor berbelok, bagaimana kalau gak mau belok, seberapa banyak motor wheelie…

    Semua hal yang seperti itu biarlah hanya terlintas di pikiran dan temukan set up yang terbaik. Dan aku bisa meninggalkan semua hal tersebut dari kepalaku ketika aku melakukan lap pertamaku. Yang kurisaukan di lap pertama hanyalah kondisi track, seperti apakah ada tambalan di track, apakah ada line baru atau tidak, apakah ada aspal baru atau tidak…

    Jadi sebenarnya aku membiarkan diriku mengendarai motor dengan sesederhana itu dan gak begitu merisaukan bagaimana mendapatkan setup motor yang terbaik.

    Oooohhh…gitu toooh…ternyata di lap awal dalam Free Practice atau uji coba, Stoner memang tidak langsung memikirkan bagaimana seharusnya motor berperilaku. Kalau kata orang psikologi bilang, dia menyerahkan lap-lap awal pada otak kanannya. Stoner membiarkan otak kanannya merasakan motor, menemukan ritme yang pas, melihat kondisi trek dengan benar, menemukan pace yang pas. Dia gak ambil pusing segala hal yang teknis di lap-lap awal. Baru setelah dia merasa nyaman dengan motornya, dia menggunakan habis otak kiri nya untuk menganalisis apa yang terjadi, bagian mana yang harus ditingkatkan performanya dan bagaimana caranya…Itulah mengapa dia bisa mencapai waktu terbaik dengan cukup cepat bro…  :wink:

    Next Article:

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 2): Dirt Track dan Beda Meracik Ban Bridgestone di Ducati dan Honda

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 3): Tentang Karakteristik Unik Ban Bridgestone

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 4): Tentang Mengendalikan Ducati

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 5): Tentang Strongest Point-nya, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 6): Tentang Selective Memory

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 7): Tentang Weakest Point-nya

    Interview Bareng Casey Stoner (Seri 8): Tentang Mesin 1000cc dan Elektronik

     

     

Comments

  • dorna 5:13 pm on December 23, 2011 | # | Reply

    klo itu yang dirasakan waktu di musim 2011 menurut ane wajar bro…cos motor udah user frendly…jadi ngk perlu mikir2 lagi…Kita tunggu yang seri 4 ya bro : Tentang Mengendalikan Ducati..sip bro ulasannya

  • win 6:44 pm on December 23, 2011 | # | Reply

    nih rider paling ga suka crt selain pedrosa dan spies

    • masTer Samidi O_O 4:54 pm on December 25, 2011 | # | Reply

      Tulll…kata Stoner, apa bedanya motogp ma balap mobil turing kalo gak ada motor2prototipe murni

  • dedeka 7:23 pm on December 23, 2011 | # | Reply

    analisis yang bagus, good job ………

  • pret 9:20 pm on December 23, 2011 | # | Reply

    sip, d tunggu lanjutannya..


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: