Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 02:26:19 pm on December 16, 2011 | 19


    Halo bro..ketemu lagi..hehehe…yuk ngobrolin lagi interview Rossi yang kemaren. Kali ini ane bakal membahas tentang pendapat Rossi tentang ‘bagaimana bisa dia yang pernah mendominasi balapan gak bisa melakukan hal yang sama seperti Stoner di Ducati’. Mungkin banyak orang dan pengamat yang membandingkan Rossi dan Stoner saat nyemplak Ducati. Tapi kan itu pendapat pengamat, bagaimana dengan pendapat Rossi sendiri? Monggo disimak…

    One question, though, has dominated debates across the globe. Why hasn’t arguably the greatest rider in the history of the sport been able to tame the Ducati like Stoner could? The Australian won 23 races in four years at Ducati. In doing so he made mugs of his less successful team mates Marco Melandri, Nicky Hayden and Loris Capirossi. And now Rossi, who couldn’t look less comfortable if he was riding a Space Hopper from London to John O’Groats: “This for me is one very bad thing, and one of the things I am the most sad about because in my career I have been able to ride every type of bike. Importantly I have been able to win on every type of bike from 125 to Superbike – except, at this moment, the Ducati. For me there are different reasons. Firstly, at 32 years of age, with along career on some other types of bike, it is quite difficult to change the riding style. Yamaha and Honda are different, but this bike is a lot different! Casey used the Ducati in only his second year in MotoGP. His first season was with Honda, but on Michelin and it was a 990, so he grew up with this bike and from that point of view it is easier. At that age you build your style. For me it is a bit late, and for this reason I have more problems.”

    Terjemahan bebasnya seperti ini bro….Satu pertanyaan yang banyak muncul adalah bagaimana bisa seorang Rossi, juara dunia 9 kali tidak bisa menjinakkan Ducati seperti yang pernah dilakukan oleh Casey Stoner? Casey bisa memperoleh 23 kemenangan bersama Ducati, sedangkan Rossi baru satu podium…dengan bumbu keberuntungan. Apa kata Rossi? “Buatku, ini adalah hal yang sangat buruk, dan satu yang membuatku sedih adalah dalam karirku aku selalu bisa mengendarai semua tipe motor. Dan yang penting adalah aku bisa menangdi semua jenis motor mulai dari 125cc sampai dengan Superbike – kecuali Ducati saat ini. Buatku ada beberapa alasan yang berbeda yang bisa mendasarinya. Pertama, di usia 32 tahun ini, bersamaan dengan karirku tumbuh pada tipe motor yang berbeda (dengan Ducati, red), cukup sulit untuk mengubah riding style. Yamaha dan Honda memang berbeda, tetapi motor ini (Ducati) jauh bebeda! Casey terbiasa denagn Ducati pada tahun keduanya di MotoGP. Tahun pertamanya dengan Honda, dengan ban Michellin dan mesin 990,jadi bisa dikatakan Casey tumbuh bersama Ducati dan dari sudut pandang tersebut akan lebih mudah mengendalikan Ducati. Pada usia tersebut (usia Casey pindah ke Honda), adalah usia dalam membentuk style balap. Sedangkan buatku sedikit terlambat, dan karena alasan inilah aku menghadapi lebih banyak masalah.”

    So….terjawab kan..dari jawabannya Rossi secara implisit menjelaskan kalau dia memang menghadapi kendala terkait dengan adaptasi yang dibutuhkan dalam mengendalikan Desmosedici. Rossi tumbuh bersama motor Jepang, walaupun Honda dan Yamaha memiliki karakteistik yangberbeda, namun masih sesuai dengan riding style Rossi. Sedangkan Ducati membutuhkan riding style yang sangat berbeda dibandingkan dengan riding style yang dimiliki Rossi. Ditambah usianya saat ini, usia ketika gaya balapnya sudah matang…bukan usia ketika membentuk gaya balap.

    Mungkinkah setahun ini sudah cukup bagi Rossi untuk mencoba mengubah gaya balapnya? Karena kita masih ingat dan ane pernah tulis juga di awal musim 2011 bahwa Rossi ingin mengendalikan Ducati dengan rear wheel steering… Tetapi yang didapat di tahun ini justru bencana…semakin Rossi ingin menekan habis motornya, semakin besar kemungkinan dia untuk jatuh. So, dengan sasis twinspar yang sedang diracik oleh Ducati saat ini bisakah Rossi kembali ke riding style dia sebenarnya? Jawabannya seharusnya bisa kita dapatkan di bulan Januari saat dilakukan winter test di Sirkuit Sepang! Semoga….

    Bersambung bro….

     

Comments

  • aery 5:10 pm on December 16, 2011 | # | Reply

    Casey used the Ducati in only his second year in MotoGP. His first season was with Honda, but on Michelin and it was a 990, so he grew up with this bike and from that point of view it is easier.

    Casey menggunakan Ducati pada tahun keduanya di MotoGP. Musim pertamanya menggunakan Honda, tapi dengan (ban) Michelin dan (kapasitasnya) 990, jadi dia tumbuh dengan motor ini dan dari sudut pandang itu hal ini lebih mudah.

    Jadi maksudnya Rossi kali karena Stoner tumbuh dengan menggunakan Honda 990 cc lalu pindah ke Ducati (mungkin keduanya sama liarnya) maka lebih mudah bagi Stoner mengendarai Ducati daripada Rossi.

    Tapi hebatnya Stoner bisa langsung klop dengan Honda RCV 800cc dan menjadi juara dunia meninggalkan Pedrosa yang tumbuh dengan motor itu….

    • dedeka 8:23 pm on December 16, 2011 | # | Reply

      Pada saat stoner ke ducati, bisa langsung klop juga dan meninggalkan team-matenya Loris Capirossi yang lebih dulu ‘memegang’ motor itu.

      Berarti kesimpulannya, stoner bisa langsung klop dengan motor apapun ……..

  • az3angle 9:23 pm on December 16, 2011 | # | Reply

    sebenernya yg membntuk riding style stoner daerah asalnya…buknkah mick doohan jg pnya riding style yg sama

    • masTer Samidi O_O 10:32 pm on December 22, 2011 | # | Reply

      Tapi, bukankah Stoner pindah ke Inggris dan mulai balap disono sejak 14 tahun bro….? Apakah di Ostrali sono riding style nya sudah mulai terasah?Atau gimana ya….share dong bro…biar kita tambah paham😎

  • win 12:57 am on December 17, 2011 | # | Reply

    subyektif masbro,bagi ane hanya ada 2 rider yg bener2 cepat + konsisten yaitu hohe & stoner

  • daris 4:27 am on December 17, 2011 | # | Reply

    terlalu lama pakai M1 yang jinak

  • bintang 10:20 am on December 17, 2011 | # | Reply

    apa arti “Exclusive Interview” menurut sampeyan?

  • husni 7:31 pm on December 18, 2011 | # | Reply

    rossi sekarang balapan dengan umur-nya.. waktu thn 2006 & 2007 dia gak juara ane msh yakin dia bisa come back strong.. tapi sekarang beda euy kelihatanya..

    ditunggu lanjutanya masbro..

  • asphalthadi 12:16 pm on December 19, 2011 | # | Reply

    wis wayah pensiun paklek ????

  • eghi 3:29 pm on December 19, 2011 | # | Reply

    rossi still number one..

    stoner,lorenso masih jauh skill kalian nak

  • om tukidi 9:43 am on December 23, 2011 | # | Reply

    owh,, ternyata gitu. ijin share ya master sam ??

    • masTer Samidi O_O 9:51 am on December 23, 2011 | # | Reply

      Silakan bro….🙂 cuman tolong ada link nya ke ngobrolmotor ya…😉
      Biar masbro yang lain bisa baca berita yang lain….🙂

      • om tukidi 10:43 am on December 23, 2011 | # | Reply

        uke dah,,


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: