Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 11:36:40 am on December 9, 2011 | 17
    Tags: , , , , , , , ,


    Halo bro…seneng rasanya dunia blogosphere dan media online otomotif mulai ramai dengan kabar kalau KTM Duke segera meluncur di Indonesia. Seperti tulisannya bro Benny, Mas Taufik , Mbah Dukun dan mas Tri..n banyak tulisan dari masbro yang lainnya… Kedatangan KTM Duke 200 sepertinya memang hampir pasti. Dan tulisan dari mbah dukun menggelitik ane…membuat ane kebelet mikir, “Kalau memang benar KTM Duke dijual, kayanya memang jangan 100% ndompleng Bajaj deh….” Kenapa…yuk kita obrolin. Uppss…tapi, sebagai pembuka, ane batasi opini ini pada merek KTM dan Bajaj di Indonesia serta target pasar yang diincar oleh KTM Duke ya😉

    Pertama, coba kita menerka, bagaimana tanggapan masyarakat umum tentang merek KTM? Dibandingkan dengan merek Bajaj? Menurut ane, sebagian besar masyarakat Indonesia belum familiar dengan merek KTM. Boro-boro tahu kalau KTM adalah produsen motor ready to race dengan parts jempolan asal Austria! Ketika ditanya KTM, bisa jadi sebagian besar masyarakat malah ngomong… “Heeeehhh…KTM??? KTM dong ahhh???” So, nama besar KTM di Eropa, GP125, maupun Rally Paris Dakkar terasa hambar ketika masyarakat tidak pernah tahu merek KTM sebenarnya. Belum lagi ditambah ‘perusakan’ merek KTM oleh mba Inul sebagai endorser ‘KTM Cina’. So, singkat kata, apabila target pasar KTM Duke adalah masyarakat umum dengan kuantitas penjualan adalah tujuannya, maka KTM harus membangun merek dari 0,5 (bukan dari nol hehehehe).

    Lanjut kita obrolin merek Bajaj. Bajaj cukup sukses di Indonesia, penjualannya pun cukup bagus. Model-modelnya pun disukai banyak biker Indonesia, dan dijadiin banyak idola oleh penggila touring. Dengan harga yang relatif lebih terjangkau, Bajaj bisa menawarkan model yang inovatif plus fitur dan mesin yang sangat bersaing dibandingkan motor-motor Jepang. So, Bajaj adalah motor yang sangat ‘ value for money’ bagi bikers Indonesia. Tapi sayangnya, jaringan 3S yang masih kurang sering dikeluhkan oleh pengguna Bajaj. Jaringan 3S itu pula yang kadang menghalangi peminat Bajaj beralih ke lain hati. Walaupun akhir-akhir ini Bajaj mulai agresif membangun jaringan 3S nya, tapi gak bisa dipungkiri kekurangan terkait pelayanan 3S tersebut masih dirasakan.  So, ada dua kutub yang berlawanan disini…KTM yang ingin dikomunikasikan sebagai merek Eropa yang handal dalam craftmanship dan engineering nya, dan Bajaj yang diposisikan sebagai motor sport berfitur, bertenaga dan desain mantap dengan harga yang bersaing! 2 hal yang hampir mustahil untuk dikawinkan tanpa mengorbankan salah satu merek!

    So, mari coba kita analisis lebih lanjut. Tujuan Bajaj membeli saham KTM adalah agar dia bisa masuk di pasar Eropa (dengan mengambil sedikit-demi sedikit ilmu racikan motor Eropa tentunya). Dan tujuan KTM mau dipinang Bajaj adalah untuk menyelamatkan diri dari pasar Eropa yang sedang mengalami penurunan. KTM merasa, dengan bergabung bersama Bajaj maka ia dapat mengembangkan motor kapasitas mesin dibawah 500cc yang cocok untuk pasar Asia sebagai back up pasar Eropa. Lha, emang ngembangin motor dibawah 500cc susah? Bukan masalah itunya broo…tapi masalah mengenali pasar Asia nya itu loooohh..bukan hal yang gampang! Bajaj yang berasal dari India, punya pasar di Asia dan sudah cukup lama terjun di Asia maka dianggap memiliki pengetahuan yang pas untuk itu. So…kawinlah mereka…

    Dengan maskawin sebesar 39,26% saham KTM (CMIIW kalau jumlah kepemilikan sahamnya sudah bertambah), KTM rela dimiliki sebagian oleh pabrikan India tersebut. Tapi, proses pengambilalihan saham yang berlangsung secara bertahap tersebut menandakan satu hal. KTM tidak ingin serta merta menyerahkan ekuitas merek mereka yang sudah kuat kepada Bajaj. Tujuan KTM adalah: dapetin ilmu motor kapasitas kecil yang cocok untuk Asia dan Eropa, mengenali Asia, dan mendapatkan duit dari penjualan di Asia. Bukan mengubah KTM menjadi seperti Bajaj. Sooo…apa implikasinya di Indonesia?

    Hmmm...sebaiknya dipisah aja deh....

    Seperti yang sudah ane bahas di atas, apabila KTM masuk ke Indonesia dan menyasar kuantitas penjualan, maka merek KTM harus dibangunkan dipelihara mati-matian (belum ngomongin syarat 3S yang harus handal). Tapi beda cerita jika KTM menargetkan pasar pada biker enthusiast. Golongan ini sudah paham siapa itu KTM, bagaimana kualitasnya dan tahu KTM itu motor apa. Sooo…jika ingin masuk ke Indonesia, lebih baik sasarkah golongan itu (biker enthusiast). Jangan langsung memasang target tinggi penjualan tinggi melalui kuantitas, karena partnernya (Bajaj) juga masih belum dijamin kuat mendukung hal itu. Pendek kata, KTM harus hati-hati menjaga ekuitas merek nya ketika masuk di Indonesia.

    Bagaimana dengan isu memperlakukan biker enthusiast? Mereka memiliki ekspektasi yang berbeda dengan merek KTM, dan bisa jadi ekspektasinya lebih tinggi. So, layani lah mereka dengan berbeda. Jika diperlukan bangunlah 3S khusus KTM untuk daerah-daerah tertentu yang memang sangat potensial seperti di Jakarta, Bandung, Surabaya dll… Dengan ini KTM tetap bisa menjaga image yang telah terbentuk di benak biker enthusiast.

    Lalu bagaimana dengan jaringan 3S Bajaj? Kalau memang ingin memanfaatkan jaringan 3S, jaringan tersebut memang bisa digunakan untuk mendukung 3S KTM Duke, tetapi menurut opini ngobrolmotor, jangan ngikut 100%. Jangan campurkan antara motor KTM dan Bajaj di satu dealer, tetapi pilihlah dealer-dealer Bajaj yang terbaik dalam 3S nya. Serta tampilkan (display) KTM Duke secara terpisah dengan Bajaj, walaupun cuma di bangunan dealer sebelahnya juga gapapa. Yang penting bentuklah image di benak konsumen kalau “KTM itu beda dengan Bajaj, tapi kalau mau beli terjamin kok…ada 3 S nya yang mantap…”

    So, KTM Duke masuk? Asiiiikkk….tapi ibarat putri cantik yang baru datang dari negeri antah berantah….Jaga image dikit gapapa laaahhh…  :wink: Monggo…semoga ada benarnya…ditunggu opini nya bro…🙂

     

Comments

  • kidemang soegax 1:35 pm on December 9, 2011 | # | Reply

    setuju masbro.. jd rancu gimana gitu..

  • asmarantaka 1:51 pm on December 9, 2011 | # | Reply

    biar enak gitu liat SPG KTM pakai tengtop oren2..ups:mrgreen:

  • boerhunt 2:10 pm on December 9, 2011 | # | Reply

    obrolan yang mantap dan analitik.. good..good..

    —–
    3. asmarantaka – Desember 9, 2011
    biar enak gitu liat SPG KTM pakai tengtop oren2..ups


    setojoooo…upss juga..

    nitip masbro..
    http://boerhunt.wordpress.com/2011/12/08/sudah-tepat-bajaj-menunda-peluncuran-next-pulsar-generation/

  • cak poer 4:41 pm on December 9, 2011 | # | Reply

    opini rika terkabulkan kang bro….😀

    “…Terkait rencana masuknya KTM ke Indonesia tahun depan, BAI memastikan prinsipal memutuskan membagi manajemen menjadi dua. Menurut Dinesh, meski KTM secara kepemilikan saham ada di Bajaj, tetapi prinsipal memutuskan untuk memisahkan pemasaran di Indonesia….”
    http://otomotif.kompas.com/read/2011/12/09/08321763/Nih..Model.Baru.Bajaj.dan.KTM..Tahun.Depan
    _______________________

    *btw rika asli banyumas apa?🙂

    • masTer Samidi O_O 9:16 pm on December 9, 2011 | # | Reply

      Hehehe…kesuwun yakin kang..berarti semedi ne enyong mumbengi ampuh kiye..hehe.. Iya, nyong sekang purwokerto tulen, tepat e Mersi kang. Angger rika sekang ngendi…? Salam kenal bae ya kang…🙂

  • india biker 10:57 pm on December 9, 2011 | # | Reply

    BAI yg bener donk jualan, perbaiki QCmu, perbaiki kualitas part biar lebih awet, perbaiki kelistrika dan indikator aki, speedo meter dll juga perbanyak stok part fast moving serta yg gak kalah penting training mekanikmu

  • gogo 10:58 pm on December 9, 2011 | # | Reply

    nah setuju banget kayane kue mas.. pancen nek bisa ktm aj langsung narget kakehen, cukup nyasar golongan ‘tertentu’, engko lama2 nek pancen apik bakal populer, iklan paling mantep lambe kang lambe..

    • masTer Samidi O_O 11:00 pm on December 10, 2011 | # | Reply

      Yup…lambe karo lambe kuwe pancen paling mantep….promosine…🙂

  • NOUVO Z 2007 9:49 pm on December 20, 2011 | # | Reply

    lambe karo lambe kue pada bae karo kedok tular.
    Ngertine wong awam ya KTM montor cina sing ganu tau sliweran neng ndalan. Kaya motor KTMe anake OMe dewek ya kang?


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: