Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 01:57:52 pm on December 7, 2011 | 3
    Tags: , , , , ,


    Di awal tahun 2011, terdengar kabar kalau pabrikan motor legendaris asal Inggris, Norton, mau ikut balap motoGP. Kabar tersebut berhembus setelah berubahnya regulasi kapasitas mesin motor yang lebih bersahabat dengan pabrikan. Selain itu, di awal tahun 2011, Norton sedang hot-hotnya ingin mengembangkan motor baru. Tapi sayang, angin bisnis berubah dan memaksa Norton mengurungkan niatnya terjun di pentas balap motor dunia. Apa sebenarnya yang telah terjadi?  Yuk kita obrolin…

    Norton NV 588 bermesin Wenkel (Rotary)

    Di tahun 2010, Norton memiliki motor baru dengan mesin berkapasitas 961cc, parallel twin cylinder dengan pendingin udara. Saat itu pula ada rasa optimistik dari para punggawa Norton dan pengamat bahwa mereka Norton mengembangkan motor berjenis Superbike atau bahkan untuk MotoGP. Spesifikasi yang berhembus saat itu adalah motor bermesin V4. Selain itu, di awal tahun 2011, Norton mendapat darah baru. Desainer motor berkebangsaan Afrika Selatan, Pierre Terblanche, bergabung dengan Norton. Buat info aja bro, Pierre Terblanche adalah desainer dari motor-motor cantik seperti Cagiva 900 Gran Canyon, Ducati Multistrada, Ducati Hypermotard, Ducati Supermono, Ducati ST3, 1999–2007 Ducati SuperSport, Ducati MH900e, Ducati 749/999 dan Ducati SportClassics. Tentu saja publik menaruh harapan yang besar pada Norton. Harapan keluarnya motor-motor baru yang cantik dari Norton dan harapan kalau Norton bisa ikut balap kelas dunia.

    Pierre Terblanche

    Pierre Terblanche

    Tapi sayang, kondisi bisnis memang tidak bisa ditebak. DI tahun 2011 Norton ternyata mengalami kesulitan dalam memenuhi bludakkan permintaan konsumen. Norton harus habis-habisan membenahi proses produksi karena supply motor untuk konsumen terhambat. Stuart Garner, pemilik Norton Racing Ltd. Mengatakan bahwa dalam beberapa bulan terakhir di tahun 2011, Norton benar-benar membenahi supply chain agar konsumen yang sudah inden motor sejak lama dapat memperoleh motornya. Selain itu, Pierre Terblanche secara mengejutkan meninggalkan Norton hanya 6 bulan setelah ia bergabung. Konon kabarnya Terblanche tidak cocok dengan pihak manajemen Norton Motorcycle. Pupus deh harapan masyarakat akan munculnya model-model baru Norton dan keikutsertaan Norton di MotoGP.

    Satu pelajaran yang bisa diambil bro…dalam bisnis, impian untuk menguatkan merek memang penting. Norton memiliki merek yang sangat kuat dalam sejarah balap dunia, dan ingin kembali mendapatkan predikat sebagai motor balap. Tapi, ketika terjun dalam bisnis, siap sih yang penting? Tentu saja konsumen. Stuart Garner mengatakah bahwa gak mungkin kami (Norton) terjun di MotoGP, padahal di luar sana ada konsumen yang sudah inden motor sampai berbulan-bulan lamanya. Yup…perkuat dulu kondisi perusahaan, baru alokasikan untuk mengembangkan merek melalui balapan seperti MotoGP. Sooo….gak ada lagi berita kalau Norton mau turun di MotoGP… Impian masih ada, cuma kondisi ternyata membatasi…

     

Comments

  • monny 7:34 pm on December 9, 2011 | # | Reply

    motor bapak ane tuh waktu masih bujang

    • masTer Samidi O_O 9:18 pm on December 9, 2011 | # | Reply

      Skarang masih ada gak motornya bro…mantep tu Norton…motor impian ane…

  • Rebecca Drakolowse 6:19 am on December 27, 2011 | # | Reply

    Dalam kondisi seperti itu, pikiran pun berputar bagaimana caranya mencari uang memenuhi kebutuhan yang sudah terlanjur besar Cara terbaik, memang dengan berbisnis.


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: