Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 10:23:51 pm on November 24, 2011 | 5
    Tags: , , , , ,


    Pemikiran bebek bakal punah sudah menggantung di otak ane cukup lama. Ditambah dengan tilisan lama yang pernah ditulis oleh Mbah Dukun dan Bro Arantan. Kalau Bro Arantan menyoroti dari sisi fungsional sebuah motor, yaitu motor bebek posisinya semakin tergerus oleh matic yang secara fungsional ‘lebih baik’, Mbah Dukun menyoroti dari sisi posisi bebek yang gak jelas dan terjepit antara motor sport dan matic. Menurut Mbah Dukun, hanya bebek spesies tertentu seperti hyper underbone lah yang bisa bertahan. Ane sepenuhnya setuju dengan pendapat dua brader tersebut diatas. Disini ane pengena nambahin satu sudut pandang lagi yang mungkin memperkuat kemungkinan suatu saat bebek bakal punah.

    Ketika kita membicarakan strategi permotoran global, seperti di Asia Tenggara khususnya, kita gak bisa lagi mengkotak-kotakkan mana yang menjadi khas strategi regional dan mana yang menjadi strategi global. Gampangnya gini….dulu bebek hanya dikenal di kawasan Asia saja, termasuk Asia Tenggara. Sedangkan untuk pasar Eropa, Amerika, Australia dan negara-negara lain selain Asia, pabrikan lebih memilih untuk mengembangkan skuter dan moge sport. Namun itu duluuuu…saat perekonomian dunia masih cemerlang. Saat pabrikan belum terhantam oleh krisis, terutama krisis di Eropa dan Amerika.

    Sejak adanya krisis di Eropa dan Amerika, pabrikan harus putar otak lebih kuat agar mereka dapat mengelola sumber dayanya dengan sangat-sangat efisien. Pabrikan pun harus mendapatkan tumpuan pasar lain yang masih potensial, yang bisa dijadikan tumpuan hidup. Dimanakah pasar itu? Yup…Asia lah jawabannya. Artinya apa? Sumber daya yang dimiliki oleh pabrikan, entah itu sumber daya untuk mengembangkan motor baru, memasarkan, ataupun mengembangkan teknologi baru haruslah sinkron antara pasar (dalam hal ini benua) satu dengan pasar yang lain. Produk apa yang dikembangkan di Asia akan sangat efisien dan menguntungkan bagi pabrikan apabila produk tersebut laku juga di Eropa atau Amerika.

    Oke, masuk ke bebek. Apakah berbeladalah spesies yang umum di dunia, terutama Eropa dan Amerika? Tidak! Bukan bebek, tetapi skuter. Skuter ada di setiap pasar di dunia ini. Di Asia,Eropa, Amerika, Australia….you name it…pasti ada skuter. Artinya, untuk menghadapi kondisi perekonomian dunia yang masih (dan mungkin akan) tidak menentu ini, akan menjadi sangat masuk akal apabila pabrikan main aman. Main aman dengan mengembangkan motor yang laku baik di Asia, Eropa, maupun Amerika. Contoh nyata Honda Vision di Eropa, dijual juga di Indonesia sebagai Honda Spacy.

    Lalu, apakah itu merugikan? Ketika (suatu saat) pabrikan sudah memutuskan untuk meniadakan bebek, buat ane hal itu gak akan merugikan konsumen. Karena konsumen justru akan dimudahkan. Paling tidak hanya ada dua jenis motor yang berada di ujung pendulum yang berbeda, motor matic dan motor sport.  Dan untuk pengembangan balap, kondisi itu pun lebih baik (tulisan terkait ada di sini, sini dan sini)….

     

Comments

  • juminten 3:01 pm on November 25, 2011 | # | Reply

    Maksudnya gimana tuh Bos?
    Kalo masih laku kan masih dibikin juga to?
    Yg menentukan punahnya bebek itu market apa produsen?
    Kecenderungan market-nya gimana tuh?

    • masTer Samidi O_O 4:27 pm on November 25, 2011 | # | Reply

      Artikel ini ngelihat dari sudut pandang produsen bro….
      Gini…buat ane, kalau kondisi perekonomian dunia tetep aja gak menentu, akan lebih baik bagi pabrikan untuk memiliki produk yang laku dimana-mana. Contohlah Spacy, walaupun dijual di Indonesia, motor itu bisa diterimajuga di Eropa. Artinya apa? Sumber daya pabrikan untuk meriset dan mengembangkan motor bisa ditekan. Kalau sudut pandang itu diambil, maka jenis produk yang bisa diterima baik di Asia, Eropa maupun Amerika adalah Sport dan Skuter. Sedangkan Bebek (moped) cenderung ‘hanya bisa dijual’ di sebagian Asia.
      Lalu bagaimana kalau bebek masih laku? Selama pabrikan masih mau mengembangkan bebek dan yakin kalau itu menguntungkan ya monggo-monggo saja…tapi seperti yang pernah dibahas sama Bro Arantan dan Mbah Dukun, bebek berada di posisi yang sulit. Posisi tersebut membuat penjualan bebek yang nyatanya semakin tergerus oleh skuter.
      Kecenderungan market? Skuter semakin diminati pasar…Sedangkan kecenderungan pabrikan? Pabrikan harus cerdik dalam menyusun strategi, karena pasar Asia selakin kuat, Pasar Eropa dan Amerika melemah dan cumber daya yang bisa digunakan oleh pabrikan sifatnya terbatas…
      Gitu menurut ane bro…ada masukan?

      • juminten 7:57 pm on November 25, 2011 | # | Reply

        Setuju satu hal, bebek mungkin bisa punah.
        Tapi penyebabnya mungkin lebih kuat karena kecenderungan pasar. Data penjualan bebek 2011 trennya menurun kayaknya ya…

  • masTer Samidi O_O 8:28 pm on November 25, 2011 | # | Reply

    @juminten: yup,bener.mulai menurun tergerus skuter bro… Ane prnah baca datanya,tp lupa dimana..mmmm..dtempat mas tri bukan y klo g salah…ntar cb ane cari2 lg😉

  • Alexandra Anderson z 7:46 am on January 1, 2012 | # | Reply

    subsequentvisitmsg Assalamualaikum wbt, Terima Kasih Atas Kunjungan Saudara Saudari Lagi Pada displaydate , Jangan Lupa Singgah Lagi lastvisit.


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: