Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 09:12:54 am on July 30, 2011 | 13
    Tags: , ,


    Seperti yang kemaren ane janjikan bro… Setelah Ducati memberikan obat penawar sementara bagi GP11.1 dengan paket elektronik, ada gossip yang berhembus kalau Ducati bakal menggunakan sasis twin spar aluminium. Sasis ini adalah sasis ciri khas motor-motor Jepang seperti Honda, Yamaha dan Suzuki. Twin spar atow juga dikenal dengan deltabox diduga bias menjadi obat keliaran Ducati. Oleh karena itulah banyak media yang sering bertanya pada pihak Ducati dan bertanya pada Vale apakah Ducati bakal menggunakan sasis Twin Spar dengan berbahan aluminium? Sperti yang pernah ane bahas tentang karakteristik sasis karbon dan aluminium bro, sasis karbon dituding terlalu kaku sehingga GP11.1 menjadi susah untuk dikendalikan. So..apakah memang benar Ducati bakal menggunakan sasis twin spar aluminium? Mari kita obrolin sedikit demi sedikit.

    Pertama yang harus diingat: Pabrikan Jepang (Yamaha, Honda dan Suzuki) sudah puluhan tahun menggunakan sasis twin spar aluminium. Mereka sudah makan banyak asam garam data tentang sasis ini sampai akhirnya dapat menemukan racikan yang pas agar motor memiliki geometri yang oke. Sedangkan Ducati? Pabrikan itu hampir gak punya pengalaman menggunakan sasis twin spar aluminium, karena selama ini Ducati terkenal dengan sasis tube trellis dan sasis berbahan karbon. So..sangat beresiko bagi Ducati untuk meriset sasis twin spar aluminium apabila mereka tidak memiliki pengetahuan yang cukup tentang sasis itu! Seperti yang ane kutip dari forum motomatters bro:

    “There are two problems with Ducati making a twin spar frame. The first is that the Japanese have over 20 years of experience, while Ducati has precisely zero. They can buy a lot of that experience, but it will still put them behind the curve by a year or two. The second is that the twin spar may not necessarily fix their problems. The key to making a fast MotoGP machine is getting heat into the front tire. The layout of the L4 engine makes it much more difficult to use the weight of the engine to load the front, because the engine layout is so poor for mass centralization. Honda, Yamaha and Suzuki have all spent the past 10 years centralizing the mass on their engines, so they can shift the mass of the engine about more easily and more precisely. Meanwhile, the Ducati L4 is comparatively huge. Its physical dimensions restrict the amount by which they can move the engine, as it soon ends up fouling something somewhere.”

    So, dari tulisan itu ada dua masalah utama dengan sasis twin spar aluminium: Pertama Ducati gak punya pengetahuan yang cukup tentang sasis itu. Kedua: Meskipun sudah punya pengetahun tentang sasis itu, misal dengan ngerekrut mekanik-mekanik Jepang, sasis twin spar bukan jaminan obat yang mujarab untuk mesin Ducati! Ditambah dengan mesin Ducati yang berkonfigurasi L4, layout mesin itu cukup susah diatur agar bisa mendapat titik mass centralization yang terbaik. Bahkan Honda, Yamaha dan Suzuki sudah berkutat puluhan tahun agar bias menempatkan mesin mereka di titik mass centralization. Mesin L4 Ducati dimensinya lebih besar dibandingkan mesin motor-motor Jepang yang lain, so cukup susah bagi Ducati untuk mengakali posisi mesin agar mendapatkan geometri yang baik (yang selama ini dikeluhkan Rossi). Hal itu bias terjadi karena ada aturan yang membatasi lokasi penempatan mesin di sasis broo…

    Itu analisis pertama terkait dengan kendala yang bakal dihadapi Ducati dengan sasis twin spar aluminium. Analisis kedua adalah berdasarkan dari apa yang sudah dilakukan Ducati selama ini. Contoh paling nyata adalah swing arm yang baru di GP11.1 dan GP12. Sistem lengan ayun itu lebih mirip dengan system yang digunakan di Yamaha. Dan terbukti hal mujarab mengendalikan sektor belakang GP11.1. Plus, Burgess dan Rossi pun lebih mudah bekerja dengan system itu. Tapi ingat, lengan ayun Ducati tetap menggunakan material karbon! Ducati gak menggunakan aluminium untuk material lengan ayun-nya. So…apakah kasus lengan ayun bakal berlaku juga di sasis GP11.1?

    Kalau menurut prediksi ane sih…Ducati gak bakal menggunakan sasis alumunium. Seperti yang ane tulis di atas bro, terlalu sangat amat beresiko! Dan masbro tentu masih ingat, GP12 yang merupakan motor masa depan Ducati perilaku front end nya lebih baik dibandingkan GP11.1. Menurut prediksi ane, kalaupun Ducati bakal merombak sasis nya, gak bakal terlalu radikal sampai menggunakan twin spar aluminium. Bisa saja ada perubahan besar di sasis motor, tapi gak sampai sejauh itu. Karena Ducati sudah membuktikannya dengan lengan ayun yang lebih baik. Plus, Rossi pernah ngomong kalau data perbandingan antara twin spar dan sasis karbon mereka gak terlalu beda jauh. Rossi bilang kalau berdasarkan data itu, sasis karbon mereka masih menjanjikan. Tapi sayangnya, gak ada informasi lebih lanjut tentang data-data itu….

    Oke bro..semoga bermanfaat…

     

Comments

  • ValenTIEno46 10:27 am on July 30, 2011 | # | Reply

    Makasih byk atas ulasan master samidi…..benar2 menambah pengetahuan kt tentang pengembangan mesin2 motogp…semoga vr46 dgn ducati bs berbicara lbh byk dgn gp12 d taun dpn.tetap d tunggu lo berita tentang rossi dgn ducatinya…

  • moest 10:55 am on July 30, 2011 | # | Reply

    mantep,

  • Mercon C Part 3 4:27 pm on July 30, 2011 | # | Reply

    mantap banget, analisanya mantep, betul juga bro,,, gak bakalan deh kayaknya,,, di sektor mesin aja sih palingan, yang lain nggak😀

  • Tiyo 2010 7:05 am on July 31, 2011 | # | Reply

    Top markotop ini blog, 2 thumb up 4 you mas bro, pertanyaanya sampe kpn ducati punya waktu utk melakukan pembenahan2 di sektor sasis & mesin? PR yg cukup berat bagi vale dan kru ducati, never give up deh,

  • rullynova 12:02 pm on July 31, 2011 | # | Reply

    Paling lengkap soal balap!

  • husni 10:47 pm on July 31, 2011 | # | Reply

    ulasanya cukup detail… jd nambah ilmu nih.. thx..

  • mamVIR 8:39 am on August 1, 2011 | # | Reply

    nah sip neh infonya, bukan hanya info soal bebek mulu….

  • ValenTIEno46 2:56 pm on August 1, 2011 | # | Reply

    Mas…napa ya ducati bs bgtu dominan d SBK tp melempen d motogp??mas pasti punya jawabannya.d ulas dong mas…biar pengetahuan kt makin mantaap…hehehe

    • masTer Samidi O_O 8:48 am on August 2, 2011 | # | Reply

      Hmmm..coba ntar ane perintahin anak buah ane cari tau ya bro…memata-matai media..:mrgreen: kalau udah kekumpul data nya, pasti ane obrolin😉

  • ipanase 7:58 am on August 3, 2011 | # | Reply

    ngeri juga ternyata……………. kebesaran power tanpa kenyamanan memang tidak enak

  • spartans 12:53 pm on August 5, 2011 | # | Reply

    well, kyknya ducati bakalan tetep pake sasis karbon
    om vale, ditunggu kejutannya di 2012😀

  • Ducati Gak Bikin Sasis Alumunium kok…Cuma Rekanan-nya yang Mbikinin Buat Ducati…hehehehe « ngobrolmotor 11:26 am on August 19, 2011 | # | Reply

    […] terbaru datang dari Ducati. Setelah kendala-kendala yang dihadapi oleh Ducati tentang sasis alumunium, ternyata Ducati punya solusi yang lebih cerdik. Seperti yang pernah ane bahas, Ducati sama sekali […]

  • suryadi_sury 1:15 pm on August 20, 2011 | # | Reply

    amat2 spetakuler penjelasannya.
    tanks bro ats penjelasannya.


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: