Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 10:31:07 am on July 9, 2011 | 4
    Tags: , , , , , ,


    Melanjutkan tulisan ane kemarin tentang country of origin bro.. Negara yang sudah diasosiasikan memiliki kategori produk yang berkualitas pastinya akan memperoleh keuntungan dari pandangan itu. Sebagai contoh, Italia yang diasosiasikan dengan mobil dan motor berdesain cantik, pasti mendatangkan keuntungan tersendiri bagi produsen-produsen di Italia. Asal dengan made in Italia aja, konsumen sering kali udah beranggapan kalau motor yang dijual pasti cantik dan artistik. Padahal ya kalau kita tahu gak sedikit pabrikan otomotif di Italia yang sampai kekurangan biaya dan akhirnya bangkrut kekurangan dana karena produk mereka kurang laku di pasaran. Bahkan produsen sekelas Aprilia pun pernah mengalami hal itu. Itulah keuntungan dari country of origin. Walaupun gak semua produk yang berasal dari Italia memiliki kualitas sekelas Ducati , Ferrari atow Lamborghini, tapi konsumen sudah terlanjur mengasosiasikan “mobil motor asal Italia pasti cantik!”

    MadAss...motor Eropa (dulu..)

    Naaa..kalau gitu ceritanya, rugi doang negara yang gak diasosiasikan dengan produk tertentu! Dalam hal ini produk otomotif…lha wong samidi punya nya warung ngotomotip…:mrgreen: Sebagai contoh, gimana ya produsen dari negara selain Jepang berjuang agar produk mereka laku di pasaran? Ini memang paradoks bro…atow dalam bahasa kerennya provenance paradox. Artinya, negara yang sudah diasosiasikan berkualitas produknya akan semakin kuat posisinya, sedangkan negara yang tidak memiliki asosiasi produk akan semakin sulit berkembang! Waowww…kayanya gak adil banget ya! Tapi tenaaang…ada kok strategi mengatasi hal itu. Mari kita bahas bro…yuuuuukkk….

    Strategi pertama, menyamarkan negara asal. Strategi ini banyak dipakai produsen motor. Sebagai contoh, Minerva. Dulu Minerva memang murni motor China, tapi ketika Minerva mengeluarkan MadAss yang notabene itu adalah desain motornya Sachs dari Jerman, maka Minerva bisa menyamarkan negara asalnya. Karena mereka bisa ngomong, Minerva Sachs adalah produk China Jerman. Cara ini bisa dilakukan dengan melakukan kerja sama antar dua pabrikan. Yahh..walaupun kita gak tahu bagaimana proporsi pembagian teknologi atau standar material yang dipakai di Minerva Sachs, tapi kan benak konsumen sedikit berubah. Konsumen gak langsung mengecap Minerva adalah produk China yang gampang rusak…tapi produk China Jerman yang kualitasnya…..mmmm…ya, ane belum pernah punya sih, jadi gak tau:mrgreen: hehehehe….

    Dua bibit unggul memang menghasilkan keturunan yang unggul juga

    Strategi kedua, memamerkan negara asal. Strategi ini banyak dilakukan oleh pabrikan motor India. Strategi ini berat bro…butuh keseriusan dari pabrikan selama jangka panjang. Artinya, pabrikan benar-benar harus membangun image merek motor asal India dari nol. TVS dan Bajaj sepertinya melakukan strategi ini. Mereka gak takut ngomong dan memamerkan kalau mereka adalah motor India. Selain itu, kualitas yang prima adalah salah satu kunci dari strategi ini. Dan kalau kita mengingat, dulu Bajaj juga gak serta merta nyebutin mereka motor India murni. Mereka menggunakan desainer motor Eropa, dan itu disebutkan ketika mereka memasarkan motornya ke dunia. So…ada lah, cari cara agar orang percaya sama motor India, paling gah desainnya dibikin gak murahan n pasaran. Bahkan sekarang Bajaj menguasai sebagian besar saham KTM. Desain-desainnya pun semakinmantap, perpaduan India dan Eropa. Sepertinya usaha Bajaj menciptakan image produk India yang berkelas mulai membuahkan hasil nih bro… Salut lah…

    Nhaa…udah ah, dua strategi aja dulu..hehehe..ngeles:mrgreen: , padahal belum nemu strategi yang lain. Tenang bro…kalau ane dapet wangsit, ane bakal share langsung ke masbro semua. Semoga bermanfaat bro…monggo dinikmati…

     

Comments

  • ivaelli 4:50 pm on July 9, 2011 | # | Reply

    petmatax numpang lapax orang:
    http://putrajeumpa.wordpress.com/2009/08/29/kisah-azlina-saat-dua-jam-mati-suri-di-mmc-melaka/

  • yahyaAbu-ibank 9:01 pm on July 9, 2011 | # | Reply

    org indonesia memang aneh dlm hal membeli mtr sugesti lebih berperan dr pd kenyataan, neh contoh aja sesama dr negri sakura jpan kl dr mbah buyut, simbah, bapak pk honda pasti sampaian milih honda jga walau ada produk lain yg lebih kenceng n canggih (walau situ termasuk pecinta k cepatan) klaupun pindah k lain ht pasti fil na gak masuk kyk ada yg kurang gitu, mna ditambah komporan dr bpk, pakde, simbah. bulik ,om, tante, adik, yg bilang kl honda tu paling…….+ paling………..pokoke liane elek ???????????

    • qdoz 1:08 am on August 10, 2012 | # | Reply

      wkwkwkwk..bener…..asumsi orang kita memang udah di doktrin sama mbak2 bahenol penjual jamu……..so klo punya motor yang penting tau perawatan……

  • eko 1:46 am on February 24, 2013 | # | Reply

    jaadi bingung nih maasss broooo


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: