Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 11:41:19 am on July 6, 2011 | 19
    Tags: ,


    Sedikit melenceng dari alam roda dua yang kita cintai bro…tapi masih berada di alam otomotif (nasional khusunya). Baru-baru ini produsen mobil nasional mundur dari IIMS (Indonesia International Motor Show) karena sakit hati dengan ucapan ketua penyelenggara IIMS 2011, Johnny Darmawan (yang juga Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor). Monggo dibaca langsung beritanya yang ane kopi dari detikcom:

    detikcom – Jakarta, Kabar buruk datang. Para produsen mobil nasional beramai-ramai menyatakan mundur dari ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2011 yang akan diselenggarakan akhir bulan ini. Hal itu terpaksa dilakukan karena produsen mobil nasional merasa dilecehkan oleh seorang petinggi produsen mobil Jepang di Indonesia.

    Tampang mobnas....

    Kabar pengunduran itu dikatakan oleh Ketua Bidang Marketing/Komunikasi Asosiasi Industri Automotif Nusantara (Asia Nusa) Dewa Yuniardi kepada detikOto, Jumat (1/7/2011).

    “Dengan terpaksa kami mundur,” tegas Dewa.

    Dewa lalu bercerita kalau langkah mundur yang terpaksa diambil oleh produsen mobil nasional itu diambil karena munculnya statement negatif dari seorang petinggi produsen mobil Jepang yang juga merupakan ketua penyelenggara IIMS 2011, Johnny Darmawan. Johnny juga sempat melontarkan jika nada sinis terkait mobnas awal tahun lalu.

    Dalam konfrensi pers kedua IIMS pada 22 Juni silam, Johnny menurut Dewa sempat mengeluarkan candaan yang melecehkan mobnas. Saat itu, Johnny mengatakan pengunjung IIMS harus berhati-hati ketika mengetes mobil nasional karena ditakutkan ban mobilbuatan anak bangsa tersebut copot.

    “Meski candaan, itu sangat melukai kami. Itu makanya kami mundur,” tambahnya.

    Sebelum kata-kata yang dianggap merendahkan itu muncul, produsen mobnas yang tergabung dalam Asia Nusa menurut Dewa sudah siap ikut serta.

    “Pada technical meeting tanggal 17, kami sudah menyatakan siap. Tapi pas press confrence tanggal 22 kami tidak bisa datang karena ada persentasi mobnas di Kemenperin (Kementrian Perindustrian), eh muncul statment itu,” cerita Dewa.

    “Setelah itu, anggota-anggota pun mengeluh. Rapat yang memutuskan pengunduran diri baru tadi malam. Pagi ini kami kirim surat pengunduran diri secara resmi,” tambahnya. “Kami berterima-kasih sudah diundang, karena itu kami mau mundur dengan baik-baik,” tandasnya.

    Sebelumnya, mobil-mobil nasional direncanakan ikut dipamerkan bersama deretan mobil-mobil kelas dunia di ajang IIMS yang akan dibuka pada tanggal 22 Juli mendatang.

    Di ajang pameran mobil terbesar di Indonesia itu, mobnas ditempatkan di Hall C JIExpo Kemayoran, Jakarta. Mobnas-mobnas tersebut bersanding dengan booth komponen dan aksesoris kendaraan bermotor.

    Selain dipamerkan, rencananya pengunjung juga diberi kesempatan untuk melakukan test drive jajaran mobil nasional seperti Tawon, Fin Komodo dan GEA.

    sumber

    Lebih parah lagi, Johnny Darmawan ngomong kalau mobnas hanyalah mimpi di siang bolong. Monggo dibaca:

    Jakarta – Ambisi beberapa kalangan untuk menciptakan mobil nasional dinilai seperti mimpi di siang bolong, susah diwujudkan.

    Alih-alih membuat mobnas, Indonesia lebih baik menyiapkan diri untuk menjadi production base mobil atau pun produsen komponen mobil daripada bersusah payah membuat mobil nasional yang membutuhkan modal yang tidak sedikit.

    Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor Johnny Darmawan di sela-sela peluncuran Yaris TRD di Grand Indonesia, Jakarta, Senin (24/5/2010).

    “Jangan mimpi di siang bolong. Lebih baik kita siapkan diri jadi negara industri otomotif,” ujarnya menanggapi pertanyaan dari wartawan mengenai apakah Toyota sebagai produsen mobil yang sudah berkecimpung di Indonesia selama puluhan tahun akan membantu mengembangkan mobil nasional.

    Johnny lalu memberi contoh negara Meksiko. Meksiko menurut Johnny merupakan produsen komponen terbesar di Amerika, tapi mereka fokus disitu dan tidak berniat untuk membuat mobil sendiri walaupun sebenarnya mereka mampu.

    Begitu pula dengan Thailand. Negeri gajah putih itu dianggap memiliki kemampuan membuat mobil nasional lebih baik dari Indonesia dan Malaysia, tapi mereka tetap bervisi menjadi negara basis produksi.

    “Dan sekarang hasilnya Thailand jadi negara production base terbesar di ASEAN,” tandasnya.

    Di sisi lain, Malaysia yang punya mobnas Proton, lanjut Johnny terkesan memaksakan diri.

    Proton sanggup bertahan karena subsidi pemerintah. Sedang saat ini untuk sisi R and D atau pengembangannya mereka kebingungan.

    “Dulu mereka berharap pada Mitsubishi, tapi ternyata Mitsubishi tidak ngasih teknologinya. Nah sekarang Proton sedang kebingungan mau ngambil teknologi dari mana lagi,” jelasnya.

    “Jadi jangan mimpi di siang bolong, mending kita jadi negara yang dibutuhkan oleh industri otomotif dengan jalan jadi negara production base atau produsen komponen daripada ngotot membuat mobil nasional,” tegasnya.

    sumber

    Okelah..kita harus akui, mobil nasional masih kalah segala-galanya dibanding mobil luar, apalagi raksasa otomotif seperti Toyota. Desain mobnas pun belum cantik. Tapi apakah itu jadi alasan kita untuk menyerah? Apakah harga diri bangsa dan nasionalisme kita begitu murah dimata industri otomotif? Sepertinya iya….sepertinya mereka para ATPM yang sudah mengeruk uang-uang kita tidak pernah punya kebanggaan untuk negara kita. Oke, pasti bakal ada yang berpendapat dan berkomentar: Ya masuk akal lah bro…kita mending jadi produsen kaya Meksiko, kaya yang dibilang Presdir Toyota itu. Kan kita emang gak punya kemampuan untuk itu..bla..bla..bla…” Yakin? Ane yakin Indonesia sebenernya punya kemampuan! Gak susah cari orang pinter di Indonesia! Cari desainer yang selera nya mantap? Gampang! Bahan baku? Ada! Tinggal dukungan pemerintah, aturan yang mempermudah dan yang paling penting adalah KEMAUAN! Kalau pelaku dunia otomotif semua kaya om Johnny ya selamat tinggal aja….Indonesia bakal hanya jadi sapi perah buat industri otomotif dunia. Buat dunia roda dua? Ane yakin kondisinya sebelas duabelas!

    Memang, keuntungan ekonomi, perhitungan ekonomi, pemasaran dan segala yang berbau duit hampir gak mungkin ketemu dengan nasionalisme buat bangsa kita (untuk kondisi saat ini). Monggo para ATPM memproduksi gede-gedean, jualan semaksimal mungkin, bikin lapangan pekerjaan ketika membuka pabrik. Monggo, kami berterimakasih. Tapi tolong jangan mengganggu KEINGINAN kami untuk melakukan LANGKAH KECIL menjadi bangsa yang besar!

    100 orang hanya bermimpi, tetapi berikanlah aku 10 pemuda maka akan kuguncang dunia!” ~Soekarno~

    Silakan dikomentari…

     

Comments

  • willykk 12:48 pm on July 6, 2011 | # | Reply

    yaa bgitulah brot kenyataan hidup memank pait😥

  • willykk 12:52 pm on July 6, 2011 | # | Reply

    tumben kebagian PrettttAmaaaatt😆 wkwkwkwk

    Indon memang negara makmur dgn sumber alam melimpah cocok dijadikan negara basis produksi alias di’explorasi’ / dijajah secara halus😯

  • cjdw7ane 3:02 pm on July 6, 2011 | # | Reply

    “100 orang hanya bermimpi, tetapi berikanlah aku 10 pemuda maka akan kuguncang dunia!” ~Soekarno~

    Ikuti kata Soekarno !

    Johnny Darmawan itu warga mana sich ? Jepang ?? kalo iya, maklum, tapi kalo ktpnya Muara Angke, deportasi aja ke nusakambangan, ga ada nasionalis blass, ga seneng kalo indonesia itu berkembang. dasar goblok ! tapi maklumlah, dia juga hidup dari duit jepang, yo pasti mbela Jepang, lah kalo ada mobnas, laris, jualan dia merosot, dipecat ..matilah.

  • Ndeso kluthuk 3:06 pm on July 6, 2011 | # | Reply

    Ibarat indonesia msh dijajah, Jhony adalah antek penjajah dari kalangan pribumi yang mencium kaki penjajah demi keuntungan pribadi…. gak peduli dg nasionalisme….

  • Tiyo 2010 3:56 pm on July 6, 2011 | # | Reply

    Ayo insinyur otomotif indo, buktikan kalo omongan jonny ini salah…liat india dg mobil tata nanonya…saya yakin kalian bisa…

  • karto saimin 4:05 pm on July 6, 2011 | # | Reply

    yaitulah mereka tidak sadar bahwa apa yg di lakukannya dan diucapkannya sebenarnya melecehkan dirinya dan bangsanya.
    Orang indonesia cuma bisa kirim pembantu, katanya.

  • ♫♪♫♪ 7:48 pm on July 6, 2011 | # | Reply

    salahkan pemerintah,jgn salahkan jonny,kata2 itu sebenarnya sindiran utk pemerintah yg hanya omdo ga ada ketegasan

    • cjd7ane 10:21 am on July 7, 2011 | # | Reply

      kenapa Jonny ga ngomong langsung aja ke pemerintah ? ga berani ? jonny udah tahu pemerintah kaya gitu, ngapain dia juga malah bersikap antipati sama mobnas? berarti jonny sama aja kaya pemerintah donk.
      Dalam hal ini, saya kotak soal jonny saja (sikapnya), ga usah melenceng ke pemerintah, saya pertanyakan sikap jonny yang saat itu adalah sebagai ketua panitia, pantes ga sich ?? KTP WNI tapi jika bicara masalah duit status WNI-nya nomor kesekian, rela melepas nasionalis…dasar brengsek !

      • ♫♪♫♪ 11:16 am on July 7, 2011 | # | Reply

        klo sdh ngomong tp ga digubris salah siapa?jgn harapkan yg lebih dr zaman sekarang mas,bukannya msh lbh baik pemerintah rezim orba doeloe?

  • gogo 8:47 pm on July 6, 2011 | # | Reply

    ketua pan IIMS harusnya Netral ,jgn dari slhsatu pabrikan.. bener” gak punya rasa nasionalis. jujur ane pun ngakuin jelek banget mobil nasional, tp itu murni bikinan sendiri tanpa ToT dari pabrikan besar.. moga Pemerintah terbuka otaknya buat mendukung pemakaian kendaraan nasional, teknologinya dari India atau Rusia.. buktikan, dlunya buatan korsel jg dicibir, tp mereka bisa membuktikan.. hasilnya..

  • asri 5:57 am on July 9, 2011 | # | Reply

    klo udah d jual, trz pas kalian ada rencana mau beli mobil, apa kalian akan mau beli mobil indonesia?

    • masTer Samidi O_O 8:34 am on July 11, 2011 | # | Reply

      Kenapa engga bro…dan ane yakin juga kalau banyak orang punya duit yang mau mengeluarkan duit gak semata-mata karena alasan pilihan yang paling ekonomis dan menguntungkan. Mereka mau kok ngeluarin duit buat ngedukung negaranya….

  • R4429 10:39 pm on July 13, 2011 | # | Reply

    orang gila.. Negeri sendiri malah dijatuhkan. Mentang-mentang sudah kaya dan bekerja pada pabrikan mibil jepang jadi seenaknya merendahkan produk negeri sendiri. Seharusnya orang seperti itu didaur ulang dan dibentuk seperti mobil buatan indonesia (mobnas).

  • jhoni juga 11:12 pm on August 5, 2011 | # | Reply

    pokoknya bentuk di desain lg yg cantik mobnasnya,,minim bentuknya kayak toyota yaris..harganya 30jt jangan lebih..tiru produsen tata nano dari india,,rakyat india nyampe inden kepengin mobil itu..soalnya disini mobil bekas starlet kotak rp30jt dah dapet yg mulus..jangan lupa pajek per tahun yang murah,onderdi on-line ga apa yg penting ada stoknya..gak usah ribet2 masalah mesin pake karburator aja..yang penting bentuk di rubah ya boss,.pasti laris di serbu pembeli..tau sendiri lah onderdil mobil di indonesia harganya selangit,kan aneh

  • Pakdhe Toet 2:07 pm on August 7, 2011 | # | Reply

    Mas Bro, omongan tersebut kita analogikan pedagang yg kebetulan jadi Lurah/Camat yg tdk mau mengakomodasi dalam memberdayakan warganya bikin pasar tradisional lebih maju tapi cenderung mempersilakan Alfamart dan Indomart ke wilayah mereka🙂

  • toyoda 3:17 pm on September 14, 2011 | # | Reply

    MOBIL PROTON MALAYSIA BUATAN MITSUBISHI, MEREKA CUMA STEMPEL DOANG BRO, SEDANGKAN NEGARA KITA STEMPEL MERK JEPANG TP KARYA ANAK BANGSA, KENAPA TIDAK KITA BUAT PABRIK DENGAN MERK NASIONAL, YAP SDH KEJAWAB, MODAL KURANG GEDE DAN DUKUNGAN PEMERINTAH TERKESAN MEMBLE…

  • FAHMI PERMANA 8:55 am on December 10, 2011 | # | Reply

    SAYA BLJR DARI NEGARA KOREA WARGANYA CINTA PRODUK DALAM NEGRI DAN SELALU MEMBANGGAKAN HASIL KARYANYA DAN SDM TINGGI…. COBA KL INDONESIA GA PERLU 100%, 50%NYA AJA KESADARAN SEPERTI ORANG KOREA MUNGKIN BISA TERWUJUD SEGALA IMPIAN NEGRI KITA SENDIRI….

    • masTer Samidi O_O 10:57 pm on December 10, 2011 | # | Reply

      Betul bro…setuju 200%…kalau ada sebagian saja yg yakin, cinta n percaya produk dalam negeri bisa sejajar dengan asing, ane yakin suatu saat kita bisa bangkit. Lha…kita sumber daya alam punya, sdm yg kompeten punya, pasar yang siap membeli produk gak usah diragukan lagi…sayangnya mental inferior juga masih kita punyai…


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: