Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 10:50:57 am on July 2, 2011 | 4
    Tags: , , , , ,


    Hoho..berita terbaru dari Mugello bro…bukan muke lo ya😛 Seri GP Mugello yang biasanya dari tahun ke tahun selalu dalam kondisi panas terik yang sangat sempurna buat balapan, ternyata agak berbeda di tahun ini. Walaupun jumat pagi di Italia sono diawali dengan matahari yang semangat menyapa, tapi semakin siang sang mentari semakin malu menunjukkan kekuatannya. Dan datanglah rombongan bulir-bulir air menyapa aspal Mugello. Wakakakaka..emangnya ane pujangga ya:mrgreen: sok puitis gitu:mrgreen: Di FP1, kondisi latihan normal bro…senormal si Kribo yang kembali memimpin rombongan. Nah, di FP 2 lah yang bermasalah, rintik hujan membuat aspal Mugello sangat gak bersahabat dengan ban motor. Sehingga membuat banyak pembalap memutuskan gak ikut FP2, karena data yang diperoleh dari kondisi basah tanggung gitu juga percuma, gak bisa dimanfaatkan maksimal. Kata Casey, aspal FP2 di Mugello terlalu basah untuk ban slick, tapi cukup kering untuk menghancurkan ban basah. Bahkan walaupun menggunakan ban slick yang di-cut (dikasih alur air) pun gak bakal berguna karena akan tetap hancur secara cepat kemakan aspal. Gitu kata mas Casey…

    Oh...indahnya Mugello...

    Kondisi itu tentu aja bikin prustasi Dani Pedrosa dan Vale (lagi-lagi). Daped butuh waktu untuk kembali ke performa puncaknya. Tapi dengan kondisi sirkuit yang gak menguntungkan itu, dipastikan dia gak bisa maksimal memacu motornya. Ditambah lagi karakteristik Mugello yang membutuhkan pengereman habis-habisan setelah motor meluncur 330km/j. Membutuhkan bahu yang kuat untuk menahan motor dan membuatnya melahap tikungan dengan cantik. Memang gak perlu meragukan kemampuan Pedrosa, tapi sepertinya butuh waktu untuk langsung ke performa puncak dengan segala kondisi yang ada saat ini. Dan Pedrosa (lagi-lagi) harus siap-siap apakah di balapan besok bahunya cukup kuat untuk menahan akselerasi dan pengereman motor yang habis-habisan itu.

    Kondisi lebih parah dialami oleh Vale. Sang raja Mugello itu harus puas (hampir) gak dapet apa-apa di FP1 dan FP2. Sepertinya Ducati memang harus membayar taruhan mereka menggunakan GP11.1. GP11 yang masih setengah matang aja bermasalah, Ducati berani menggunakan GP11.1 atau GP 12 destroked. Di FP1 kemaren, Vale kena masalah yang cukup sepele, motor pertama nya berhenti karena masalah elektrikal (kemungkinan karena kabel yang meleleh). Dia harus kembali ke pit untuk mengganti motornya. Dan apesnya, motor keduanya pun kembali macet, sama-sama masalah elektrik tapi pada bagian yang berbeda. Total jenderal, the Doctor Cuma melahap 7 lap dengan motor yang masih seperempat matang. Permasalahan di GP11.1 memang cukup aneh dan kompleks. Itulah harga yang harus dibayar sama Ducati. Kita semua tahu, GP11.1 adalah berasal dari GP12 yang masih dalam tahap pengembangan.

    Walaupun penyakit ban belakang yang udah hilang dengan penggunaan obat lengan ayun baru, Vale masih harus berkutat penyakit front end masih belum sembuh juga. Indikasi ini sebenernya bisa dilihat dari dua sisi bro, Ducati gak juga nemu obat untuk front end ATAU justru Ducati udah menemukan settingan yang mantap untuk sasis GP12! Lha kok bisa? Bisa aja, seperti yang ane sering jelasin, mesin 800cc dan 1000cc sangat berbeda karakteristiknya. Mesin 800cc membutuhkan cornering speed yang tinggi. Artinya, bagian front end harus benar-benar pas agar motor mau malahap tikungan tanpa masalah. Sedangkan mesin 1000cc, memiliki tenaga yang lebih dibandingkan 800cc. Pembalap bisa menggunakan extra power mesin 1 liter untuk mendorong motornya melahap tikungan. So…mana yang sedang dihadapi Ducati? Apakah GP12 sudah hapir sempurna sehingga berani mengawinkan GP11 dan GP12? Atau GP11 dan GP11.1 bakal masih menurunkan penyakit kepada GP12? Mari kita tunggu jawabannya sambil memandang langit yang biru….:mrgreen:

     

Comments

  • win 1:47 pm on July 2, 2011 | # | Reply

    pembalap italy,motor italy,apakah memang sdh ditakdirkan utk bermasalah

  • rossifumi 5:24 pm on July 2, 2011 | # | Reply

    wah wah,.GP11.1 malah bikin tambah puyeng ya?
    kalo tujuannya mau prestasi langsung melonjak dan bersaing dengan RCv kayanya rada susah,.karena ini diperuntukan untuk mesin 1 liter.
    Tapi kalau mau nerusin GP11 yang notabene bermasalah setelah stoner ga bisa ngembangin dan ndlosor mulu juga susah,.karena era 800cc juga mau abis taun ini.. dan kalaupun bisa bicara paling akhir2 seri setelah VR46 dapet feeling ama desmonya.
    haduh jadi bingung,.,
    cepat balik lagi ke pertarungan ya VR46. Kita merindukan suguhan aksimu. Sungguh rindu liat aksi VR46. Semoga di mugello gada yang ngacir duluan. Males nontonnya,.

  • L 7:28 pm on July 2, 2011 | # | Reply

    gak pa2 kalo rossi+ducati baru bisa bagus saat musim hampir berakhir…
    setidaknya kita masih bisa terhibur melihat indikasi kebangkitan the doctor…

  • oaijo 7:51 pm on July 2, 2011 | # | Reply

    Rossi dah habis… ke WSBK aja………. dah ditunggu Biaggi tuh, dijamin menang lawan Biaggi…


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: