Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 03:48:09 pm on June 30, 2011 | 5
    Tags: , , ,


    Halo masbro….jumpa lagi…sekarang ane mau mengulas perkembangan Yamaha YZR Mission One (Kepanjangan M1) sejak tahun 2004-2011. Artikel ini cukup panjang bro..jadi ane bagi menjadi dua seri, tahun 2004-2007 dan 2008-2011. So..gak perlu iri lagi buat para fans Yamaha karena ane kok mbahas Ducati terus:mrgreen: YZR M1 selalu mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Butuh tahunan untuk menjadikan sebuah motor menjadi andalan bagi semua pembalap. Apa aja sih yang dilakukan sama Yamaha? Monggo disimak bro…Chief Mechanic Samidi akan mendampingi anda😎

    Penampakan YZR M1dari tahun 2004-2007 bro. Posisi tanki semakin mundur dan ke bawah dari tahun ke tahun, fairing juga berubah untuk meningkatkan aerodinamika motor dan pendinginan mesin

    2004

    Pada edisi perdana M1 yang dikembangkan Vale dan Burgess ini, mereka berdua mengurai habis-habisan hasil test motor yang menggunakan crossplane crankshaft untuk meningkatkan traksi ban belakang dan  hubungan antara betotan gas rider dengan power delivery, tanpa mengorbankan kelincahan dan pengendalian motor secara keseluruhan. Pada saat itu, sasis yang digunakan memiliki karakteristik whellbase yang pendek dengan kombinasi swingarm yang pendek. Selain itu M1 pada tahun 2004 memiliki center of gravity yang lebih rendah apabila dibandingkan dengan M1 tahun-tahun sebelumnya.

    2005

    Di tahun ini, M1 menggunakan tulang belulang yang sama sekali baru dibandingkan dengan yang digunakan pada tahun 2004. Mesin dengan dimensi yang lebih kecil juga digunakan dengan tujuan memperoleh keseimbangan yang optimum antara handling motor dan performa mesin dalam segala kondisi. Untuk mesin, M1 2005 menggunakan bore dan stroke yang berbeda juga dibandingkan dengan M1 2004. Tenaga yang dihasilkan? Tenaga di putaran atas lebih nendang bro..tapi mengorbankan sedikit tenaga pada putaran menengah. Tanki bahan bakar M1 2005 diubah untuk lebih merendahkan center of gravity dan mengurangi pergerakan yaw, roll dan pitch. Opo iku yaw, roll dan pitch to maass….?? Monggo dilihat penjelasnya mas…

    Gaya yaw, roll dan pitch

    2006

    Yamaha kembali mengubah total mesin M1 di tahun 2006. Selain itu, sistem suspensi belakang juga diubah, penghubung suspensi dengan frame belakang dibuang dan shockbreaker dihubungkan langsung ke mesin. Selain itu, di sector mesin dipergunakan ride-by-wire, artinya rider gak lagi mbetot gas pakai kabel, tapi cukup secara elektronis saja bro… Dari segi tenaga, torsi yang dihasilkan oleh mesin M1 lebih bersahabat dengan rider (emang kenal kapan ya😳 ). Piranti-piranti elektronik kaya pengontrol engine brake, traction control, whellie dan launches control digunakan di tahun ini. Tenaga puncak meningkat 5 tenaga kuda, dengan putaran mesin yang meningkat juga sebesar 400 rpm. Sedangkan konsumsi bahan bakar? Tetap sama bro dibandingkan konsumsi bahan bakar M1 2005! Keren ya…😎

    Penampakan jantungnya M1 (kata Hoheho)

    2007

    Ini adalah tahun pertama penggunaan mesin 800cc dengan banyak pembatasan di penggunaan ban dan kapasitas bahan bakar yang dibawa motor. Pengembangan yang dilakukan oleh Yamaha berfokus pada kecepatan cornering yang lebih tajam dan aerodinamis yang lebih baik. Kekakuan chasis berubah, sedangkan mesin memiliki bobot ± 3.4 kilogram lebih ringan dibandingkan mesin tahun sebelumnya. Walaupun lebih ringan, lagi-lagi putaran mesin lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 2000 rpm lebih tinggi! Waaaoowww!!! Di tahun ini banyak peranti elektronis yang dikembangkan, karena di tahun inilah mulai gencar-gencarnya peranti elektronik yang bisa membantu pembalap. Pengendali gas dengan sistem “real-time vehicle dynamics”. Sistem itu memasukkan data-data dari kemiringan motor, akselerasi lateral motor, gaya gesekan yang ditanggung oleh ban dan torsi optimum agar motor gak kelebihan tenaga saat gas dibetot. Di tahun ini, M1 mengalami salah satu tahun tersuramnya. Dia kalah dari Desmosedici. Masalah yang dihadapi oleh Yamaha adalah kurangnya tenaga, daya tahan, akselerasi dan top speed. Walaah…kok komplit banget ya…Bilang aja kalah segalanya:mrgreen: ! Masalah lain yang dihadapi oleh Yamaha adalah konsumsi bahan bakar yang sulit dikontrol, kesulitan dalam memadukan ban dan sasis serta grip ban depan belakang yang buruk serta performa ketika mengerem dan membelok yang amburadul! Tapi tenang..semua itu ada obatnya di tahun 2008!

    Pengen tau pengembangan dari tahun 2008-2011…? Simak terus ngobrolmotor…bakal ada lanjutannya kok😉

    Sumber informasi: sportrider


     

Comments

  • Maman 5:31 pm on June 30, 2011 | # | Reply

    Mencoba rasa pertamax…

  • rullynova 7:49 pm on June 30, 2011 | # | Reply

    mantaf ulasannya bung samidi!

  • tiyo 2010 6:04 am on July 1, 2011 | # | Reply

    Mo nambahin sedikit mas bro……M1 th 2006 mengalami gejala chatter yang hebat, dan ujung2nya kalah saing dengan Honda yang menang konsisten, dengan Hayden yang jadi juara dunia di 2006,,,,,,trus kalo 2007 M1 kalah segalanya dengan Ducati yang dipake Stoner….

  • Pengembangan YZR M1 Dari Masa ke Masa (2008-2011) Seri 2 « ngobrolmotor 8:12 am on July 1, 2011 | # | Reply

    […] tulisan ane sebelumnya bro…nih ane sajikan perubahan-perubahan YZR M1 pada tahun 2008-2011. Monggo langsung disimak […]


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: