Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 10:55:11 am on June 28, 2011 | 9
    Tags: , , , ,


    Hmmm..pagi-pagi mari baca berita motoGP bro…lumayan rame ni, ada aja berita-berita baru. Kabar terakhir datang dari supplier ban motoGP, Bridgestone. Supplier Jepang itu sedang kesusahan bro..banyak yang menuding kualitas ban Bridgestone di motoGP gak bagus. Bahkan si karet bundar itu menjadi kambing hitam banyaknya pembalap motoGP yang jatuh dan cedera. Dengan kata lain, sudah banyak pihak yang meng-kambinghitam-kan si karet hitam:mrgreen: . Ada apakah sebenarnya bro….mari kita kupas satu-satu..biji nya kita buang aja:mrgreen:

    Walaaahhh...gara-gara ngelamunin Adriana😳 , ane lupa kalo ban masih dingin!

    Amatin aja stikernya di spatbor depan bro...

    Sebagai pembuka, kita obrolin kehebatan Bridgestone dulu bro…ban Jepang itu resmi menjadi ban tunggal di motoGP sejak tahun 2008. Pada tahun 2007, Bridgestone menunjukkan kualitasnya. Bridgestone secara signifikan bisa membantu Stoner meraih gelar juara dunia diatas Ducati. Bahkan, saking mantapnya kualitas Bridgestone, Vale sampai merengek-rengek ke Yamaha minta ganti dari Michellin ke Bridgestone. Padahal, rekan setimnya saat itu, Hoheho masih menggunakan Michellin. Untuk memastikan kerahasiaan data teknis di antara ban Michelin dan ban Bridgestone, Yamaha akan membuat paddock  terpisah buat Vale dan Hohe (disitulah awal kejadian terpisahnya paddock Vale dan Hohe). Selain itu, Stoner, pengguna Bridgestone sejak di Ducati terbiasa menggunakan ban itu buat nggeber motor habis-habisan. Stoner terbiasa nikung habis-habisan sampai kerebahan 58˚berulang kali di balapan. Hal itu cuma bisa dilakukan dengan ban kualitas tinggi bro. Bahkan, kalau masbro amatin balapan motoGP, pembalap-pembalap banyak melakukan fastest lap di setengah balapan terakhir. Padahal, setengah balapan akhir adalah saat ketika ban seharusnya mulai menipis dan kehilangan grip. Itulah sekelumit kehebatan Bridgestone. Tapi, dibalik semua itu ternyata ada kelemahan Bridgestone…ban itu lama panasnya! Susah mencapai suhu ideal agar ban dapat mencapai grip maksimal.

    Pembalap harus menekan habis motornya, mengerem habis ketika masuk tikungan untuk memanaskan temperatur ban. Kalau ban belum panas dan sudah digeber, ya siap-siap aja mencium tanah. Contoh paling hangat adalah jatuhnya Stoner, Dovizioso dan Aoyama di FP2 Assen. Mereka jatuh di tikungan kiri. Kanapa tikungan kiri? Karena Assen paling memiliki tikungan kanan, otomatis ban sebelah kanan lebih panas dibandingkan sebelah kiri. Makanya, ketika sisi ban kiri yang masih dingin itu menghajar tikungan kiri, jatuhlah pembalap tanpa ampun! Sukurlah Stoner dan Dovi gak cedera saat itu. Hayden yang memberi komentar tentang jatuhnya mereka bahkan ngasih komentar yang lebih pedes buat si karet bundar. Pembalap 69 itu bilang kalau jatuhnya Dovi adalah closedthrottle incident. Artinya, dia jatuh ketika gas sedang menutup, bukan sedang digeber abis… Kalau kaya gitu siapa yang salah coba…? Ya ban dong..ban gak menyediakan grip yang cukup buat menghabisi tikungan!

    Ban depan Edwards di Assen! Edan, tukang ojek aja ban nya gak ampe kaya gitu😳

    Korban lain yang sampai cedera adalah Capirossi dan Crutchlow. Mereka berdua juga kena perangkap ban dingin bro… Crutchlow bahkan menggiring isu ban itu ke arah yang lebih panas. Dia ngomong kalau Pirelli yang dipakai di Superbike langsung mendapatkan grip maksimal beberapa saat setelah balapan dimulai, walaupun mulai kehilangan grip di akhir-akhir balapan. Masih ada kasus lain bro…Crutchlow dan Edwards mundur teratur ketika sedang tarung di Assen. Kenapa? Karena ban depan mereka amburadul tergerus aspal bro! monggo dilihat fotonya! Memang, di Assen dan Silverstone adalah sebuah anomali. Balapan berlangsung dalam kondisi suhu aspal yang dingin. Yang artinya, Bridgestone seharusnya menyediakan ban untuk kondisi seperti itu. Buat info aja bro..balap Assen 2011 lebih dingin 15 derajat dibandingkan Assen 2010! Apesnya…Bridgestone tidak memiliki data yang cukup untuk ban kondisi dingin karena di tahun-tahun sebelumnya balapan berlangsung dalam kondisi yang panas. Bridgestone sebenarnya udah menawarkan menyediakan ban yang lebih lunak buat di Assen, tapi gak semua tim menyetujui…akhirnya gak jadi deh!

    Isu panas ini gak berakhir sampai disini! Para pembalap mulai berkomentar. Stoner bilang ada selalu resiko jatuh dalam lima lap awal. Dovi bilang kalau ban harus diperhatiin lebih karena udah termasuk dalam masalah keselamatan! Rossi bilang kalau ban yang gak maksimal juga mempengaruhi sasis Ducati yang memang masih setengah matang itu! Hmmm…kalo udah menyangkut masalah keselamatan dan banyak pembalap top mulai berkicau bisa repot ni Bridgestone! Bisa jadi komisi keselamatan motoGP mulai menuntut Bridgestone bekerja lebih keras! Ditambah lagi Michellin yang bagaikan nyiram bensin di puntung rokok! Michellin bilang mereka ingin kembali ke arena balap motoGP kalau supplier di mooGP bukan supplier tunggal. Dan…jreng..jreng jreng…kontrak Bridgestone sebagai supplier ban motoGP berakhir di tahun 2011!

    So…ada apakah ini? Apakah Bridgestone memang kewalahan karena faktor cuaca? Ataw Bridgestone mulai kewalahan karena tiap tim menuntut karakteristik ban khusus sesuai spesifikasi mesin motornya? Ataw Bridgestone kewalahan dalam meriset teknologi bannya? Atau Bridgestone udah mulai masa bodoh karena ini tahun terakhir kontraknya di motoGP? Hmmm…jangan sampe deh kemungkian terakhir itu memang terjadi👿 !

    Jurus tarian maut:mrgreen:

    Upppsss..ketinggalan? Mau tau gak pembalap yang gak terpengaruh tentang isu ban ini? Mau suhu panas gas dibejek pol, mau suhu dingin ya dibejek juga (mau jatuh urusan entar!) Hehehe..siapa lagi kalo bukan si Kribo:mrgreen:

     

Comments

  • Modar 11:44 am on June 28, 2011 | # | Reply

    Hmmm…Tapi kok kayaknya hoheho ma pembalap2 yamaha lainnya gak terpengaruh ya…

  • mechman 12:25 pm on June 28, 2011 | # | Reply

    untuk foto yg paling bawah, mungkin dia ngrasa ban kandisi apapun g berpngaruh ma dia, badan gue kan gede ( tinggi , bisalah ngendaliin motor …
    ibarat batu yang mau dipindahin pake pengungkit, makin jauh jarak tuas pengungkit dengan batu, maka batu akan mudah dipindahkan…

  • Mercon C Part 3 2:10 pm on June 28, 2011 | # | Reply

    wah, bener juga yaa,,, mending diganti aja dehh,,, saingan ama michelin, kalo perlu perang ban, antara Pirelli, bridgestone, michelin, jangan lupa Swallow, Mizzle, IRC ama FDR juga harus ikutan
    *penggemar ban corsa:mrgreen:

  • ipanase 6:33 pm on June 28, 2011 | # | Reply

    mantap,,tanpa ini nggak ada goyangan maut

  • mr. ricardo la karto de saimin 8:13 pm on June 28, 2011 | # | Reply

    dulu di puja sekarang di hina. Kemarau berkepanjangan diruntuhkan oleh hujan sehari. Ngomon apa pula aku ini…

  • ipanase 8:39 pm on June 28, 2011 | # | Reply

    dasar kriboooooooooo, goyang dombrettttt

  • meteora 8:50 am on June 29, 2011 | # | Reply

    Artikel yg bgus,thanks

  • R4429 11:36 pm on June 30, 2011 | # | Reply

    Ban vulkanisiran ndean kue lah masa nganti modal madul kaya kue


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: