Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 04:03:45 pm on May 24, 2011 | 12
    Tags: , , , ,


    Hmmm…Burges akhirnya berkomentar tentang hal nonteknis di tim Ducati. Ketka diwawancara sama Daryl Beattie di rumahnya, Adelaide, Burgess mengkritik Ducati yang di tahun-tahun lalu gak mau menganalisis kegagalan Stoner sebagai pembalapnya. Burges ngomong kalau, “Stoner adalah pembalap yang sangat fantastis, tapi ia terlalu banyak mengalami insiden terjatuh dan DNF (Did Not Finish). Ducati hanya menganalisis faktor yang membawa kesuksesan bagi Stoner, namun mereka (tim Ducati saat itu) tidak pernah menganalisis jika terjadi kesalahan atau insiden pada Stoner.” Ducati tidak mau melihat adanya kesalahan pada motor mereka, mereka selalu mengatakan kalau saat itu Stoner terlalu memaksakan kehendaknya dan kadang kurang beruntung saat balap.👿

    Kata Ducati saat itu: "Yang jatuh itu kowe...bukan motor nya..yang salah ya kowe bro...!"

    Hmmm..sepertinya ketika Stoner masih di Ducati, Arogansi Ducati seperti yang dulu dikhawatirkan sama Rossi masih ada di tim dari Bologna itu. Seperti yang kita tau bro…pada tahun 2004 Rossi didekati oleh Yamaha dan Ducati. Tapi The doctor lebih memilih Yamaha karena dia merasakan kalau Ducati juga arogan seperti Honda. Saat itu Ducati juga menganggap bahwa motor adalah segala-galanya, bakat pembalap adalah nomor dua, persis seperti Honda. Karena itulah Rossi lebih memilih Yamaha..kalo Vale dari Jawa, mesti Vale bilang, “Yamaha kuwe nge-wong-ke pembalap, mas…”:mrgreen:

    Lha..Rossi kan sekarang udah pindah ke Ducati bro..gimana kondisi Ducati sekarang? Yang jelas, sebelum Rossi pindah, Masao Furusawa, The Godfather of M1 yang juga dekat dengan Rossi ngomong ke Ducati kalau, “Just listen to Rossi.” Dengerin apa petunjuk Rossi buat ngembangin motor..jangan arogan..jangan merasa pinter sendiri dan gak mau dengerin kata pembalap.Burgess juga udah mewanti-wanti hal yang sama ke Ducati di awal kepindahan dia dan tim-nya ke Ducati.

    Dua kunci utama Ducati...selalu dengarkan mereka!

    Wek..wek..wek...ni teknisi bukannya kerja malahan mainan😀

    Sooo…kira-kira kenapa Burgess sampai bisa ngomong hal itu dalam wawancara-nya…apakah Ducati masih memiliki sisa-sisa sifatnya yang dulu? Atau justru sudah mulai berubah? Tapi kalau ngelihat foto-foto dan komentar tim Ducati tentang Rossi and the gank sih sepertinya Ducati dengerin apa kata Rossi kok. Selain itu, dari wawancara dengan Burgess, doi mengakui dia selalu mencari semua celah kecil yang terdapat pada motor Ducati jika Rossi mengalami insiden terjatuh baik di sesi latihan, QTT maupun saat balap itu sendiri. Soo..Burgess juga membantu Ducati menganalisis kelemahan diri sendiri bro..gak kaya jaman Stoner dulu…🙂

    Lha Yamaha yang dulu cinta mati ama Rossi aja bisa berubah n putus hubungan, masa Ducati gak bisa berubah sifatnya…😉 ya gak bro…😉

     

Comments

  • SaniAgung 4:08 pm on May 24, 2011 | # | Reply

    sip.sip terus berjuang !!
    link back nya ya:mrgreen:
    http://terlampau.wordpress.com
    http://terlampaugroup.wordpress.com

    skalian tukerlink ya ? kalau tertarik ke blog saya saja😀

  • Takumi 4:25 pm on May 24, 2011 | # | Reply

    pertamax 9250

  • hairus mataram 6:16 pm on May 24, 2011 | # | Reply

    bensin 9250😀

  • Mercon C FireBlade Rider 7:44 pm on May 24, 2011 | # | Reply

    betul itu,,, harus

  • ウィナ 8:53 pm on May 24, 2011 | # | Reply

    klo memang taon dpn ducati bisa kompetitif tinggal pindah satu pabrikan lg (mgkn suzuki)baru sy angkat topi klo vale bener2 doctor dan motor bukanlah sgala-galanya(itu yg sy tdk suka dr dulu)

  • tiyo 2010 4:41 am on May 25, 2011 | # | Reply

    liat aja taon depan……. Ducati GP12, motor murni hasil olah kreasi Vale and the genk…..bisa ga meruntuhkan dominasi Honda seperti taon ini…time willl tell….

  • yudibatang 7:34 am on May 25, 2011 | # | Reply

    Di..samidi..wis mangan durung?:mrgreen:

    • masTer Samidi O_O 8:14 am on May 25, 2011 | # | Reply

      Uwis! Udan-udan sarapan karo mendoan plus kopi anget! Mantep-e poooollll:mrgreen:

  • Petter Tesla 7:35 am on May 25, 2011 | # | Reply

    dilihat dr design motornya aja juga terlihat kaku….

  • lemot 10:11 am on May 25, 2011 | # | Reply

    Yamaha emang “nge wongke pembalap”, saat ini Hohe lorengzo mengeluhkan performa motorny kalah dibandingkan Honda? Yamaha menjawab yg penting kowe pembalapnya,motor no dua.

  • Inilah Salah Satu Start Terburuk dalam Karir Rossi | Masih Hangat 7:40 pm on May 29, 2011 | # | Reply

    […] Burgess Kritik Ducati…Bisakah Ducati Berubah? […]


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: