Desain Modifikasi Motor Terbaik: www.otodesain.net

  • 04:48:48 pm on April 28, 2011 | 4
    Tags: , , , , , ,


    Dikutip dari otomotifnet bro… Ada kabar kalau Ducati bakal make sasis baru di GP Portugal besok. Tim Ducati emang lagi habis-habisan buat ngeriset GP11 dan GP12 nya. Susunan di tim Ducati yang unik sepertinya mbantu mereka dalam ngeriset duo Desmo itu. Ketika Rossi dan Hayden balap pakai GP11 atau ketika mereka dilarang ngetest diluar jadwal resmi, test rider Ducati Franco Battaini dan Vittoriano Guareschi yang juga manager tim Ducati ga jarang ngetest Desmo paralel di sirkuit lain. Kayanya susunan di tim Ducati yang unik itu bertujuan biar informasi masukan tentang motor langsung bisa ditindaklanjuti (waduh..kaya bahasa abdi negara aja😀 ).

    Cuma ilustrasi aja bro..bukan sasis GP 11

    Kabar terakhir, Ducati katanya udah ngetest sasis baru di Mugello pekan ini, pekan terakhir bulan April. Dan kabarnya lagi,sasis itu  bakal dibawa di sesi latihan MotoGP Portugal. Mungkin sasis itulah yang dimaksud Burgess dengan paket baru buat Desmo, yang udah ane berita-in di sini.  Sasis itu dikabarkan berbeda dengan sasis yang selama ini dipake Ducati. Sasis baru tersebut konon lebih berat bobotnya. Dengan karakteristik itu, diharapkan GP11 lebih stabil ketika menikung. Hal itu yang selama ini dikeluhkan oleh Jeremy Burgess, Valentino Rossi dan Nicky Hayden, bahwa untuk menikung dengan ekstrem rasanya tidak memungkinkan. Grip ban yang sangat kurang, membuat mereka tidak yakin.

    Naaa…ada yang aneh ga? Katanya lebih berat tapi kok lebih mudah dipakai buat nikung. Itu berarti Ducati ga cuma bermasalah di front end motor. Selama ini Ducati dikeluhkan malas diajak belok. Maunya lurus terus..padahal kan motoGP bukan drag race😀 ! Burgess pernah ngomong “Rossi belok dengan cara yang berbeda dibandingkan Stoner ketika bawa Ducati, dia lebih cocok ‘mengurut’ motor di tikungan dibandingkan langsung menegakkan motor” Artinya, butuh moncong motor yang enak buat di arah in. Tapi Burges menambahkan “Pemindahan bobot di depan motor itu juga harus diikuti dengan perubahan penyaluran tenaga motor di bagian belakang”.  Kalau ane analisis perkataan mbah Burgess, itulah maksud dari ucapan Rossi “mengubah Ducati jadi lebih enak dikendaliin tanpa menghilangkan DNA Ducati” Apa DNA Ducati? Tenaga yang gede! Jadi arah nya adalah meracik GP11 menjadi tetap Brutal tapi gak Temperamental! Itu juga yang pernah di bocorin Masao Furusawa ke Burgess ketika Rossi pindah ke Ducati. Dia pernah bilang, sasis adalah bagian motor yang butuh ke-kaku-an tapi di beberapa titik butuh kelenturan agar tenaga motor bisa dikendaliin!

    Rossi: "Pusing ane gan...mikirin motor males diajak belok..."

    Tapi…Vittoriano Guareschi sebagai test rider dan manager tim Ducati, merasa belum yakin mereka sudah bisa menggunakannya akhir pekan ini dalam balapan. Walopun hasil pengetesan di Jerez lalu cukup memuaskan, namun sangat beresiko untuk menggunakannya pada pekan ini.

    “Saya merasa tidak yakin bisa menggunakan paket sasis yang baru ini. Mengingat setidaknya kami harus memiliki 3 sesi untuk melakukan setting. Tapi jika setelannya tidak pas, maka kami tidak mungkin kembali menggunakan sasis yang lama. Makanya kami berencana melanjutkan sesi tes di Mugello pekan ini agar seri setelah Portugal kami bisa menggunakannya,” kata mas Guareschi.

    Silakan dikomentari masbro..di share juag buat para GPmania..🙂

     

Comments

  • H3 7:56 pm on April 28, 2011 | # | Reply

    podiumkah?

  • gogo 9:19 pm on April 28, 2011 | # | Reply

    ditunggu kbr lanjutnya

  • redsa21 1:14 am on April 30, 2011 | # | Reply

    nice artikel gan, mmg masalah front end sudah sejak lama mnghinggapi ducati,
    semenjak jamannya stoner yg sering nyusruk saat nikung, sll brmasalah dg front end..
    korban trakhir hayden yg ndlosor pas FP tadi sore,
    dan rossi yg juga ndosor pas sesi qualifying di Jerez bulan kemaren.
    sbnernya ada 2 gejala / isu trkait soal sasis desmo yg trjadi saat digunakan dlm mlahap tikungan,
    yg prtama motor trlalu oversteer,
    diduga krn sasis frameless desmo yg terlalu kaku , dan tdk se fleksibel sasis alluminium
    yg kedua, motor cenderung “tiduran” saat diajak menikung,
    diduga sub frame yg terbuat dr carbon fiber trlalu ringan, sehingga mengurangi traksi motor..

    solusi yg diberikan oleh valentino n the genk ..
    yaitu agar ducati menyediakan sasis baru yg lebih lentur sekaligus lebih berat dr versi standar.
    dan sprti diinfokan oleh vito guareschi, sasis yg akan digunakan tetap memakai bahan carbon fiber,
    namun dengan komposisi bahan yg berbeda sehingga diharapkan mmliki kelenturan dan berat yg setingkat diatas sasis standar..
    seperti diberitakan, paket sasis baru yg dinamai flexi package ini,
    baru akan dicoba oleh VR saat sesi tes di Estoril hr senin depan,
    brbarengan dengan mesin baru ducati hasil revisi the doctor.
    sasis baru itu dikatakan jg akan menjadi sasis masa depan ducati,
    yg akan dipakai di line up superbike duc masa depan
    menggantikan sasis trelis tradisional mereka.

  • masTer Samidi O_O 8:31 am on April 30, 2011 | # | Reply

    wow..sip..makasih bro..komen ny nglengkapin artikel ane..mantap! Itulah pr ducati..moga aja mreka bisa gerak cepet..emang Ducati harus bljar dr Yamaha yg master nya sasis sejak jaman GP500. Dulu Yamaha bisa nyuri kemenangan d bberapa seri krn motornya lincah..walaupun mesin ny g seganas Honda wktu itu.. Masalah yg dhadapi Ducati cuma waktu bro..Burgess pernah ngmong itu jg..tantangan mreka adalah gmn manfaatin wktu yg singkat n ngeriset motor biar ga smakin ketinggalan ma yang lain.. Yaaa..semoga aja bro..🙂


Tulis komentar aaahhh....

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: